PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PENILAIAN ANGKA KREDIT JABATAN FUNGSIONAL DOSEN

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PENILAIAN ANGKA KREDIT  JABATAN FUNGSIONAL DOSEN




Cek Foto Hoax

Well, akhir-akhir ini banyak foto-foto mengenai pengungsi Rohingnya. Salah satunya adalah foto mengenai ibu PM nya Turki. Dalam foto tersebut beliau dikabarkan mengunjungi Aceh (yang notabene di negara Indonesia) untuk bertemu dengan pengungsi Rohingnya. Dalam sekejap saja foto tersebut sudah berkeliaran di social media (sosmed) seperti Facebook. Bahkan ga sedikit yang ikut-ikutan menimpali (komentar) foto, membandingkannya dengan ibu negara Indonesia.

Sekarang begini, bagi saya sih.. kalau ibu-ibu sekelas ibu mentri aja mau dateng ke tempat yang dituju aja.. persiapan dari daerah tentu sudah pasti disiapkan dari jauh-jauh hari. Apalagi ibu PM negara lain yang mau datang ke Aceh. Tentunya kan harus minta ijin dulu ke negara yang dikunjungi kan? Masa iya tiba-tiba muncul di Aceh? Pastinya pemerintah Indonesia akan menyiapkan diri kedatangan ibu PM Turki. Kecuali beliau punya pintu “kemana saja”-nya Doraemon ya.

ibuturki

Foto Ibu PM Turki ke Aceh yang berdar

Lalu, foto ibu PM Turki itu yang (katanya) datang ke Aceh gimana dong? Kita telusuri ya.. Benar atau tidak.

Berkaitan hal ini, ada cara untuk menguji apakah sebuah foto hoax atau tidak.

1. Simpan link foto

2. Buka search engine, lalu masukkan URL hasil link foto yang tadi di-copy. lalu telusuri.

3. Setelah muncul hasilnya, ganti rentang waktu pencarian. Misal 3 tahun ke belakang.

4. NAh, kalau muncul foto yang sama tapi dengan tulisan yang berbeda. Bisa dipastikan foto yang terbaru itu hoax.

Jadi hati-hati menyebar berita ya. Siapa tau itu hanya hoax belaka.

Cara ini saya dapatkan dari situs http://m.kompasiana.com/post/read/746954/1/begini-cara-mengetahui-foto-hoax-dari-internet.html yang ditulis oleh Gunawan.




I have no ipad, iphone, or even Mac, I just need more memories to keep my journey :D

Ini adalah cerita lanjutan perjalanan saya ke Indonesia bagian Timur, yaitu Misool, Raja Ampat, Papua Barat. Klo dilihat dari peta, posisi Misool ada di Semenanjung Kepala Burung yang berdekatan dengan Ora, Pulau Seram, Maluku. Berhubung belum ada operator yang menyediakan moda transportasi dari Ora langsung ke Misool, jadilah saya balik dulu ke Ambon. Dari Ambon kami terbang ke Sorong, pelabuhan terdekat menuju Raja Ampat. Penerbangan dari Ambon ke Sorong hanya ada 1x sehari pagi pukul 07.45 WIT menggunakan Wing Air, yang ditempuh kurang lebih 1 jam. Sampai di Sorong, bersama dengan 4 orang teman, kami menginap semalam di hotel Guardian Family dengan lokasi dekat bandara Dominique Edward Osok. Hotelnya bersih bisa jalan kaki dari bandara, cm sayang gak ada liftnya :D.

Hari 1. Keesokan hari kami bertemu dengan rombongan lain di pelabuhan Sorong, dan bertolak ke Misool, menggunakan kapal boat dengan kapasitas 25 penumpang, kapal lebih besar daripada yang biasa kita gunakan di Ora, Maluku. Perjalanan dari Sorong ke Misool ditempuh dengan waktu kurang lebih 4 jam. Berhubung posisi Misool ada di selatan dan berbatasan dengan laut bebas, lumayan deh gelombangnya, berasa banget kayak naik kora2, di tengah2 laut, dan gak ketemu kapal lain satupun. Yaakk…, our adventure start form today….:D

Pulau pertama yang kami kunjungi adalah Pulau Banos, pulau yang memiliki pantai landai ini menjadi tempat makan siang kami. Pulau kecil ini juga memiliki tebing karang, khas pulau2 di Raja Ampat. Dari pulau Banos lanjut ke sebuah pulau dengan gua karst yang masih sangat alami. Trekking dimulai, harus hati2 karena kepala bisa nyenggol stalagtit. Dalam gua ini ada batu yang menyerupai seorang putri yang sedang termenung, maka disebutlah gua ini Gua Putri Termenung.

Dari gua perjalanan dilanjutkan ke Kampung Harapan Jaya, tempat kami menginap. Karena di Misool penginapan sangat terbatas, kami menyewa rumah penduduk selama 5 hari 4 malam. Sampai di dermaga, kami disambut oleh rombongan anak2 yang keren (saya bilang keren karena mereka spt atlit loncat indah semua hihihi….). Setelah bebersih plus menikmati cemilan dari ibu pemilik rumah yang kami tempati, kami balik ke dermaga. Menunggu sunset, sambil menikmati suguhan loncat indah alami…, wah bener2 bikin sirik gaya renangnya :D. Disini listrik hanya nyala dari 6pm-6am saja. Jadi siapkanlah power bank yg cukup agar gadget tetap eksis selama trip. Operator satu2nya yang sampai di wilayah ini hanya Telkomsel, walaupun kadang agak lambat tetapi bisa digunakan untuk akses internet.

Hari 2. Yang membedakan trip ke Misool dari trip yang lain adalah, kemana kita akan pergi tergantung dari cuaca dan ombak laut hari ini. Excited deh pokoknya. Kami menuju gua peninggalan kerajaan Misool (Gua Keramat), menyusuri gua dengan berenang (bagi yang bisa berenang), klo saya sih sdh pasti dengan live jacket dong, menuju danau air tawar yang ada di tengah pulau dengan sedikit trekking. Setelah gua keramat ini kami kami menuju gua Tengkorak, wah gak ada pantainya, kapal merapat ke tebing dan langsung meloncat ke gua. Cuma jumlah sisa2 tulang belulang manusia purba ini makin berkurang karena ada aja yang bawa pulang. Ini bagian yang menyebalkan dari pariwisata di Indonesia. Kemudian lanjut ke pulau2 batu yang memiliki bekas2 jaman prasejarah, ada gambar telapak tangan, burung, dan benda2 lainnya. Tapi trekking yang berkesan hari ini adalah menuju danau ubur2 yang tidak menyengat seperti di Derawan. Danau air tawar yang penuh ubur2 ini luar biasa deh, dari permukaan saja sudah sangat kliatan. Begitu kami masuk dan snorkeling waahh.., keren banget dalamnya. Berenang di danau ini dilarang pakai fin karena bisa melukai ubur2. Dan disinilah saya menorehkan tanda mata, krn kaki lecet2 kena karang ketika trekking. Menurut teman yg sdh pernah ke Derawan, jumlah ubur2 di Misool ini jauh lbh banyak dan lebih cantik.

Hari 3. Cuaca lebih terang, kami menuju ke Yapap dan Balbulol (Xmas Tree). Disini spotnya luar biasa keren, batu2 karang menyerupai pohon natal, dan panorama underwater yang cantik. Mampir ke pulau Gamfi untuk makan siang, dan trekking sedikit untuk melihat danau diantara laut dari atas bukit. Perjalanan ditutup dengan trekking ke bukit Harfat Jaya. Trekking selama 30 menit ini telah menghabiskan sekian kalori deh, luar biasa lah. Apalagi buat kita yang biasa naik ojek kemana2, berasa boo…..:D. Sebenarnya saya sdh mau menyerah, tp Anis, salah satu kru kapal menyemangati saya dan menemani trekking sampe puncak. Tapi semua terbayar, pemandangan Raja Ampat Selatan terpapar sepanjang mata memandang. Cantik sekali…, 10 jempol deh buat kekayaan alam Indonesia.

Hari 4. Di Misool ini selain adventure, kami juga mampir ke SD Harapan Jaya, dan berbagi cerita serta buku dengan murid disana. Berinteraksi dengan mereka, mendengarkan apa yang menjadi cita2 mereka, diantara keterbatasan fasilitas, mereka tetap anak2 yang bersemangat.

Kami mendapat kesempatan mampir ke MER (Misool Eco Resort). Salah satu eco resort terbaik di dunia. Cuma mampir loh, karena biaya nginap disini selama 3 hari (minimal) sama dengan rate gaji LK di Perbanas. Resort ini bekerjasama dengan penduduk untuk menjadikan laut di sekitarnya menjadi sangat dilindungi. No smoking, no fishing, dan no no lain berlaku disini. Tapi lautnya keren deh, begitu ditabur ikan kecil, wooww…. hiu dan ikan2 besar lainnya betebaran. Makan siang kami bersantai di pulau Yele, snorkeling dan bermain dengan baby hiu. Pulang kita ktm dgn rombongan lumba2, keren ya. Gak sempat difoto saking takjubnya, tp terekam dengan indah di memori.

Sebelum sampai di penginapan kami mampir ke desa sebelah untuk menikmati kelapa muda. Memuaskan diri sebelum besok kembali ke Sorong. Yang seru adalah waktu guide lokal kami mengajari menggunakan panah, dan membuat lomba memanah amatiran, ternyata byk juga bakat terpendam dari peserta juga. Sebagian peserta ada juga yang belajar menggunakan perahu kayak, dan dilanjutkan dengan snorkeling. Akan tetapi karena ombak cukup besar rombongan lebih cepat kembali ke penginapan.

Malam harinya acara hiburan dengan membuat kuis buat anak2 disana dengan hadiah coklat dan permen. pertanyaan simpel seputar Misool dan Raja Ampat, supaya mereka kenal dan mencintai daerahnya, dan pasti mengingatkan mereka untuk tidak membuang sampah sembarangan. Yg paginya mereka malu2 di sekolah, malam ini byk yg mendekati saya dan bisik2 apa yg menjadi cita2 mereka besar nanti. Semoga Tuhan memberkati mereka semua.

Hari 5. Pagi jam 8 kami bersiap kembali ke Sorong, siap2 dengan perjalanan di laut selama 4 jam. Rombongan diantar oleh warga desa Misool terutama anak2 yg menjadi teman kami selama ini. Hampir 2,5 jam pertama perjalanan suasana ombak sangat aduhai. Kapten Akbar yang mengarahkan kapal terlihat santai dan sesekali berkelakar mengingat suasana kapal yg mulai sunyi senyap, antara mabuk laut, dan sibuk merapal doa :D. Mendekati pulau Salawati ombak cukup tenang sampailah siang kita di Sorong, makan siang, dan check in hotel.

Malam hari kita menikmati kota Sorong, mampir ke toko oleh2, yang didominasi dengan koteka, tas, dan asesoris. Lanjut ke toko batik dengan motif Papua, dan terakhir ke toko Icon Raja Ampat. Desainnya bagus, cm klo buat saya yg hidup di Jawa, harganya sih agak mahal ya :D>

Hari 6. Hari terakhir, kembali ke kota masing2, dengan oleh2 kenang2an yang indah selama di Misool, bersama dengan teman2 trip, guide, dan kru kapal yg luar biasa (Kapten Akbar, Amal, Anis, dkk)

Tambahan info buat yang berminat ke Raja Ampat, berapa biaya yang harus disiapkan.
– Open trip dengan biaya 5,85jt per orang utk 6 hari 5 malam, include kapal, makan, penginapan, pin Raja Ampat, dan alat snorkelling (tetapi disarankan untuk bawa sendiri)
– Sharing cost dgn estimasi biaya (saya kumpulkan dr bbrp sumber) sewa kapal (kapasitas 20 orang) selama 5 hari sekitar 45jt, penginapan sekitar 450rb sehari 3x makan per orang.
– biaya lain2: Pesawat PP Jakarta-Sorong 4-4,5jt, pin masuk Raja Ampat 500rb,plus tip buat kru dan guide lokal.

Dijamin gak nyesel, keren bingiit pokoknya.., salam Jelajah Indonesia :D.




Regresi Linier Berganda (dengan Software SPSS)

Regresi merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mencari pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Metode regresi yang paling sering digunakan biasanya adalah regresi linier dengan pendekatan OLS. Pada kesempatan ini penulis mencoba membuat sebuah tutorial untuk pengolahan data regresi linier berganda dengan Software SPSS.

Regresi Linier Berganda yang akan disimulasikan pada bagian ini menggunakan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS). Penjelasan akan dibagi menjadi 4 (empat) tahapan, yaitu:
1) Persiapan Data (Tabulasi Data)
2) Estimasi Model Regresi Linier (Berganda)
3) Pengujian Asumsi Klasik
4) Uji Kelayakan Model (Goodness of Fit Model)
5) Intepretasi Model Regresi Linier (Berganda)
Persiapan data dimaksudkan untuk melakukan input data ke dalam software SPSS. Setelah data di-input kedalam software SPSS, maka langkah selanjutnya adalah melakukan estimasi (pendugaan) model (persamaan) regresi linier, baru dilanjutkan dengan pengujian asumsi klasik. Pengujian asumsi klasik dilakukan setelah model regresi diestimasi, bukan sebelum model diestimasi. Tidak mungkin pengujian asumsi klasik dilakukan sebelum model regresi diestimasi, karena pengujian asumsi klasik yang meliputi normalitas, heteroskedastisitas dan autokorelasi membutuhkan data residual model yang didapat setelah model terbentuk. Apabila model yang terbentuk tidak memenuhi asumsi klasik yang disyaratkan, maka dibutuhkan modifikasi/transformasi/ penyembuhan terhadap data ataupun model regresi. Pada bagian ini tidak dibahas langkah-langkah yang harus ditempuh apabila tidak dipenuhinya asumsi klasik dalam model regresi linier. Pada bagian ini data yang digunakan untuk mengestimasi model regresi linier dengan OLS telah memenuhi semua asumsi klasik. Tahap terakhir dari bagian ini akan dijelaskan bagaimana melihat layak tidaknya model dan menginterpretasikan model yang terbentuk.

Selengkapnya silahkan baca:

Regresi Linier Berganda (SPSS)




Metode Pembelajaran

Proses pembelajaran melalui kegiatan kurikuler perlu menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik mata kuliah untuk mencapai capaian pembelajaran yang ditetapkan pada matakuliah tersebut.

Metode pembelajaran untuk pelaksanaan pembelajaran mata kuliah antara lain:

  • diskusi kelompok,
  • simulasi,
  • studi kasus,
  • pembelajaran kolaboratif,
  • pembelajaran kooperatif,
  • pembelajaran berbasis proyek,
  • pembelajaran berbasis masalah,
  • dan lain-lain.

Metode Pembelajaran1

metode pembelajaran2

metode pembelajaran3

Selengkapnya, lihat hal. 4-58 s.d. 4-66:

Buku-Panduan Kurikulum Dikti-Pembelajaran-2014




Tentang Tidak Wajibnya Skripsi

Baru-baru ini Menristek-Dikti, Muhammad Nasir menyatakan bahwa tugas akhir berupa skripsi bersifat opsional, bukan wajib. Jika ditilik pada aturan yang ada, untuk program sarjana skripsi memang tidak diwajibkan.

Dalam Petunjuk Pelaksanaan Sistem Kredit untuk Perguruan Tinggi – Dirjen Dikti 1983 (Petunjuk_SKS_Dikti 1983), hal. 10-11, dikatakan:

Butir 3.5.
Evaluasi Keberhasilan Studi Pada Akhir Program Studi Sarjana
Jumlah nilai kredit minimum yang harus dikumpulkan oleh seseorang mahasiswa untuk menyelesaikan program studi sarjana berkisar antara 144 – 160 nilai kredit, termasuk skripsi.
Jumlah nilai kredit minimum yang sebenarnya, ditentukan oleh masing-masing universitas atau institut dalam batas-batas sebaran tersebut.
Mahasiswa yang telah mengumpulkan sekurang-kurangnya sejumlah nilai kredit minimum tersebut dinyatakan telah menyelesaikan program ini, apabila memenuhi syarat-syarat:
a. indeks prestasi kumulatif ≥ 2.00,
b. tidak ada nilai E,
c. telah lulus ujian pendadaran(komprehensif), bila ada, dan
d. telah menyelesaikan dengan berhasil skripsi, bila ada.
Istilah “bila ada” menunjukkan bahwa hal skripsi ataupun ujian pendadaran (komprehensif) bersifat opsional, tidak wajib.
Disamping itu, perlu disadari adanya Surat Edaran Dirjen Dikti no. 152/E/T/2012 (SKDirjen152-E-T-2012KaryaIlmiah) tentang kewajiban publikasi makalah mahasiswa sebagai persyaratan lulus.




Statuta

Dasar Hukum

STATUTA PTS

PP4_2014 Penyelenggaraan PT

permendikbud_2014_139_Statuta

permendikbud_2014_139_lampiranStatuta




PP dan Peraturan Menteri ttg Pensiun dan Hari tua

Peraturan Menkeu ini dibuat untuk melaksanakan ketentuan Pasal 10 Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2009 tentang Tarif Pajak Penghasilan Pasal 21 atas Penghasilan Berupa Uang Pesangon, Uang Manfaat Pensiun, Tunjangan Hari Tua, dan Jaminan Hari Tua yang Dibayarkan Sekaligus.
PP Pensiun + Hari tua
peraturan-menteri-keuangan-tentang-pensiun + Hari Tua



Template Membuat Nomor Halaman di Word

Menyambung tulisan Membuat Nomor Halaman di Word, maka di posting ini saya lampirkan Template Membuat Nomor Halaman di Word yang bisa langsung digunakan, semoga bermanfaat 🙂

Template Karya Ilmiah




Sepotong Surga yang tertinggal di ujung timur….

Sayup2 lagu Indonesia Tanah Air Beta lirih terdengar di telinga, tatkala pilot memberikan pengumuman bahwa tak lama lagi pesawat akan mendarat di Ambon. Ahaaiii…, rasanya tak sabar buat melanjutkan travelling ke salah satu pulau besar di Kepulauan Maluku ini. Pulau Seram, adalah tujuan travelling saya di tahun ini. Pulau yang menyimpan keindahan pantainya…, dan kini akan saya kunjungi adalah Pantai Ora di daerah Sawai. Pantai cantik dengan air yang sangat bening ini sangat terkenal di kalangan traveller jelajah Indonesia.

Dari bandara Pattimura Ambon, perjalanan dilanjutkan menuju ke Pelabuhan Tuhelu dengan pemandangan sepanjang jalan yang sangat memanjakan mata. Rombongan sempat mampir ke Pantai Natsepa untuk menikmati sarapan nasi kuning khas Ambon. Sampe di Pelabuhan Tulehu perjalanan ke Pelabuhan Amahai ditempuh sekitar 2 jam dengan kapal cepat, dimana beberapa menit diantaranya ombak berasa seperti goyang dumang…, aduhai rasanya….:D

Sampai Pelabuhan Amahai, lanjut perjalanan darat kurang lebih 2 jam dengan kondisi jalan seperti goyang itik, mantab deh pokoknya hihihi…., sampai akhirnya sampailah kita di Desa Saleman. Sudah sampaikah? Tentu belum :D. Dari Desa Saleman, kita masih lanjut dengan kapal boat sekitar 20 menit untuk sampai di lokasi.

Tapi semua itu terbayar sudah…., rasa takjub dan puji syukur yang luar biasa setelah sampe ke pantai Ora dan sekitarnya. Lautnya bening, sampai koral di dasarnya pun kelihatan. Pantai di sekitarnya memiliki gradasi warna yang keren, putih, kuning, hijau, dan biru. Sebagaian pantai memiliki gugusan karang yang tak kalah cantik.

Disana ada beberapa penginapan yang dapat dipilih, Ora Resort Beach, Lisar Bahari, dan lain sebagainya. Kesamaannya adalah penginapan ini dibangun di atas laut, dengan air yang jernih. Kalau kita tebarkan makanan dari atas maka ikan-ikan beraneka warna akan muncul berebutan, cantiiiikkk bingiit pokoknya :D.

Selain bersantai di pantai, kegiatan lain adalah snorkeling, trekking di desa Saleman untuk melihat keindahan pantai dari atas, menjelajahi gua sepanjang gugusan karang, dan mabok lobster hihihi….. Disana lobster murah banget, so puas2in deh. Karena posisi pantai ada di teluk, maka kondisi air relatif tenang, dan hampir sepanjang hari kegiatan kita selalu menggunakan kapal boat, jadi cukup tenanglah untuk manusia darat seperti kita.

Di Desa Sawai ini hanya ada SD, jadi untuk SMP dan selanjutnya maka anak-anak akan menggunakan perahu motor tiap pagi untuk sekolah. Keren banget deh semangatnya…

Saya tambahkan beberapa foto yang sempat merekam keindahan pantai Ora ini, maaf ya klo gambar saya ikutan nampang. Bukan karena mau eksis seh, cuma biar percaya klo saya beneran kesana, bukan gambar yang diambil dari Google hahhahhaa….. Setelah perjalanan dari Ora, rombongan kembali ke Ambon. Sisa hari kami lanjutkan dengan tur di Pantai Natsepa untuk menikmati rujaknya yang terkenal, menikmati senja di Pantai Liang, memberi makan belut moreo (belut raksasa), foto-foto di kawasan Ambon City of Music, Gong Perdamaian, dan belanja suvenir.

So, mau travelling ke timur? Saya rekomendasikan Maluku Trip ini buat bapak ibu semua….. Ssstttt..disini sinyal lancar loh, jadi tetap bisa mantau e-learning dan tetep bisa liburan. Jadi bu dosen tetap bs liburan dan mahasiswa bahagia. Pokoknya cantik serasa sepotong surga yang tertinggal di timur….., dan tunggu catatan perjalanan saya selanjutnya ke Misool, Raja Ampat.

Saya tambahkan estimasi biaya ke Ora, Pulau Seram, Maluku dari beberapa sumber.
Open trip dengan biaya 3,85jt selama 4H3M, tdk termsk tiket pesawat dan tip

Estimasi share Cost 12 orang.
Day 1. Sampai Ambon di Sore hari, pesawat Jakarta-Ambon PP 2-2,5jt
Day 2. Perjalanan ke P.Seram (berangkat Tulehu jam 9 dengan 3 jam perjalanan – tiket 125rb (ekonomi) 25rb (VIP), lanjut jalur darat 3 jam ke Saleman – rental mobil 700rb/car, lanjut nyebrang pake ketingting ke penginapan Lisar Bahari Sawai 40 menit – 250rb/ketingting muat sampai 15 orang jika tanpa barang)
Day 3. Hopping Island (ambil paket di Lisar Bahari, 800rb/long boat – muat sampai 20org)
Day 4. Ke Pulau 7 (ambil dari Ora Resort, 1.2jt/speed boat – muat sampai 15org) 1 jam perjalanan dr Ora Resort.
Day 5. Menikmati Ora Resort – kemudian balik ke Ambon (sewa speedboat ke saleman 150rb/speedboat, mobil ke Masohi 700rb/car, kapal 125rb/org, mobil dr Tulehu ke Ambon kota 200rb)
Day 6. Keliling Ambon (keliling kota & stop di beberapa pantainya, sewa mobil 500rb/car)
Penginapan: 2 malam di Ambon Victoria Guest house (100rb/mlm/org), 2 malam di lisar bahari (300rb/mlm/org), 1 malam di ora resort (700rb/kamar laut+250rb/org untuk makan)

Pesawat Jkt-Ambon 1,3-1,5jt sekali jalan

Note lain: listrik hanya menyala jam 6pm-6 am, so sediakan powerbank yg cukup. Operator seluler yang sampai disana adalah Telkomsel, meski lampat masih bs digunakan utk akses internet