Belajar dari Dr. Alexander Graham Bell

Pernah saya membaca sebuah artikel di majalah yang membahas bagaimana kita bisa mempertahankan mental yang muda, yang sehat dan bisa membantu kita belajar. Ide yang dituliskan di dalam artikel ternyata berhubungan dengan ide dari Dr. Bell, Alexander Graham Bell tentang bagaimana kita bisa melatih pikiran, otak kita sehingga kemudian kita akan melalui proses belajar dan tetap memiliki kemampuan pikiran yang sehat dan baik. Dr. Bell mengemukakan ide bagaimana melatih otak kita ini dengan melakukan 3 hal, yaitu mengamati (observe), mengingat (remember), dan membandingkan (compare). Sebenarnya jika kita perhatikan, kita sudah melakukan ketiga hal tersebut dalam kegiatan sehari-hari kita, namun apakah kita memanfaatkannya secara optimal. Sementara sebenarnya dengan memperhatikan lebih baik proses ketiga aktivitas tersebut akan lebih banyak hal yang dapat kita pelajari dengan lebih baik. Kita dapat mengambil sebuah contoh bagaimana proses mengamati, mengingat, dan membandingkan dapat bermanfaat saat kita sedang melakukan sebuah perjalanan yang rutin kita lakukan, misalnya saja perjalanan dari rumah ke kantor. Sehari-hari saat kita mengendarai kendaraan pribadi kita mengamati mana jalan yang mungkin lebih kosong dan lebih ramai, lalu kita mengingatnya dan dapat membandingkan mana jalan yang lebih baik di kemudian hari. Berdasarkan pengalaman mengamati, mengingat, dan membandingkan kondisi jalanan yang kita lewati kemudian kita belajar bahwa sebaiknya jalan A tidak kita ambil, karena ada jalan B atau C yang lebih kosong dan bisa menghemat waktu kita.

Ada baiknya proses mengamati, mengingat, dan membandingkan ini kita ingatkan pada orang-orang di sekitar kita dengan harapan dapat bermanfaat pula ketiga proses itu bagia mereka.
Bismilllaah… Semoga bermanfaat.




JOptionPane untuk input dan output data dalam program Java

Ada beberapa cara untuk melakukan input dan menampilkan output  dalam program Java, salah satunya adalah dengan menggunakan GUI (Graphical User Interface).

Jika kita menggunakan GUI maka syntax yang digunakan untuk memasukan data atau menampilkan data adalah dengan menggunakan JOptionPane.

Contoh program :

import java.util.Scanner;
import javax.swing.JOptionPane;

public class HitungKellSegitigaBox {

public static void main(String[] args) {

double alas, tinggi, sisimiring, keliling;

alas = Double.parseDouble(JOptionPane.showInputDialog(null,”Alas : “));
tinggi = Double.parseDouble(JOptionPane.showInputDialog(null,”Tinggi : “));

sisimiring = Math.sqrt(alas*alas + tinggi*tinggi);
keliling = alas + tinggi + sisimiring;

JOptionPane.showMessageDialog(null, “Alas : ” + alas + “\nTinggi : “+tinggi+
“\nSisi Miring : “+sisimiring+”\nKeliling : “+keliling,
“SEGITIGA”,JOptionPane.INFORMATION_MESSAGE);
}
}

Jika program di atas dijalankan maka akan tampil :

Jika Alas dan Tinggi telah diinput maka akan dihasilkan output sebagai berikut :

 

Happy Coding ..




Dynamic Interaction Network to Model Co-Integration in IDX Leading Stocks

Abstract

Most studies in the field of dynamic system analysis and modeling have focused more on the task of predicting movement of contributing variables only, whilst the extraction of co-integration patterns that govern movement of these variables has received little attention. This study is concerned with advances in the analysis and modeling of co-integration between leading stocks in the Indonesian Stock Exchange using a method capable of extracting multiple relationships between variables named the Dynamic Interaction Network. Being able to accomplish such task is expected to lead to a better understanding of co-integration state between leading stocks of the observed market, which in the end would lead toward a better means in predicting their price movement. Results from conducted experiment in this study suggest that: (1) the Dynamic Interaction Network is capable of modeling dynamic pattern of interactions between variables and (2) that the idea of including the states of co-integration between an assembly of time dependent variables into a prediction model appears to be beneficial to tackle the problem of time series prediction.
Artikel ini telah dipublikasikan pada:
 Artikel dapat diakses melalui:DOI: https://doi.org/10.1166/asl.2014.5624




Bagan Penelitian dan Road Map Penelitian

Dalam melakukan perencanaan penelitian adalah sebuah hal yang lazim bagi seorang peneliti ataupun dosen untuk memiliki apa yang disebut dengan bagan dan road map atau peta jalan penelitian. Namun demikian, seringkali masih dirasakan sulit untuk dapat membedakan kedua hal tersebut, meskipun pada hakikatnya keduanya jelas berbeda namun tetap memiliki keterkaitan.

Road map penelitian atau peta jalan penelitian memiliki tiga komponen penting yang harus saling terkait satu dengan yang lainnya. Ketiga komponen tersebut adalah: 1) aktifitas penelitian yang telah dilakukan, 2) aktifitas penelitian yang pada periode ini akan dilakukan, dan 3) aktifitas penelitian pada periode berikutnya yang akan menuntun seorang peneliti mencapai tujuan akhirnya. Dengan demikian jelas bahwa peta jalan akan dapat memperlihatkan keterkaitan antara aktifitas penelitian yang telah, sedang dan akan dilakukan oleh seorang peneliti.

Salah satu kekeliruan yang umum terjadi adalah pada saat seorang peneliti membangun road map penelitiannya maka seringkali yang diletakkan pada bagian penelitian terdahulu adalah milik peneliti lain. Hal ini kurang tepat, karena sepatutnya road map penelitian memang menggambarkan aktifitas perseorangan dari seorang peneliti. Road map penelitian dapat dibuat dalam berbagai bentuk diagram seperti misalnya fishbone diagram ataupun diagram dalam bentuk lainnya selama substansinya tetap tersampaikan. Salah satu ilustrasi road map penelitian dapat dilihat pada gambar di bawah.

 

Berbeda dengan road map penelitian, maka bagan atau diagram alur penelitian merupakan tahapan aktifitas yang akan dilakukan untuk menyelesaikan sebuah penelitian pada suatu periode. Bagan atau diagram alur penelitian umumnya dibuat per tahun sesuai dengan periode penelitian yang dijalani. Selanjutnya, pada abaga atau diagram alur penelitian akan terlihat secara lebih detil teknis aktifitas penelitian yang akan dilakukan. Salah satu contoh bagan penelitian dapat dilihat pada gambar di bawah.

Baik road map maupun bagan penelitian merupakan salah satu komponen penting pada saat seorang peneliti mengembangkan proposal guna mengajukan hibah penelitian baik ke Kemristekditi maupun lembaga-lembaga penyedia dana hibah penelitian lainnya. Oleh sebab itu, penting kiranya bagi seorang penelitian ataupun dosen untuk terus mengelola




Kajian Pustaka dengan Menggunakan Perangkat Lunak

LR stabilo

Perahkah anda men”stabilo” berbagai makalah untuk membuat suatu tulisan, lalu ketika hendak menulis, lupa topik tertentu yang sudah dihighlight ada di mana ya? Sila simak penjelasannya di sini.
Untuk mengatasi hal tersebut, software ATLAS.ti dapat digunakan.
Versi percobaannya boleh diunduh gratis: http://atlasti.com/free-trial-version/
Adapun caranya seperti ini: Literature Review with ATLAS.ti




Youtuber, Ajang Kreasi Kawula Muda

 

Internet of Things. Internet di berbagai tempat dapat digunakan untuk berbagai alasan, salah satu yang paling populer saat ini adalah pemanfaatan internet untuk menghasikan uang. Kreatifitas pengguna dengan menggunakan video yang diupload ke youtube dapat menghasilkan uang. Orang yang melakukan hal tersebut disebut sebagai Youtuber.

Para pembuat video berasal dari berbagai kalangan, bahkan saat ini anak SD pun sudah berani mencoba menjadi seorang Youtuber. Video yang dibuat sangat beragam, ada yang membuat video games, tutorial, dan hal-hal lucu.

Mengapa mereka ingin menjadi youtuber? Selain memang tren saat ini, alasan yang lebih menjanjikan adalah sebagai berikut

  1. Tidak perlu menulis artikel yang panjang,cukup video saja (original),
  2. Berpontensi di lihat pemirsa dari segala penjuru dunia, dengan memberi judul bahasa inggris untuk video tersebut,
  3. Optimasi SEO Video yang lebih mudah di banding dengan blog,
  4. Mendaftar adsense di youtube lebih mudah,kita juga tidak perlu repot memasang kode iklan,
  5. Adanya pemasangan iklan adsense di sidebar atas, jika akun di monetise sewaktu anda membuka youtube melalui desktop, akan terdapat iklan di sidebar kanan atas. Ini berpeluang menghasilkan dollar bagi pemilik akun. Berdasarkan survey analytics, pengunjung dari youtube kebanyakan menggunakan desktop,
  6. Adanya iklan di awal video (hamparan),jika pengunjung tertarik dan klik iklan video tersebut,menjadi nilai plus buat kita,
  7. Adanya iklan di dalam video. Hal ini juga berpeluang memberikan penghasilan lebih, karena bisa memilih iklan yang di sediakan serta menempatkan iklan pada durasi tertentu. Biasanya pengaturan lanjutan ini berlaku untuk video yang sudah mendapat 301 viewer lebih,
  8. Adanya iklan berbentuk video atau random video di side bar, fitur terbaru dari youtube yaitu autoplay akan memainkan video berikutnya secara otomatis, hal ini akan sangat menguntungkan utnuk menambah viewer dan berpotensi juga menampilkan iklan,

 

Sumber : http://strukturkode.blogspot.co.id,  https://www.klikmania.net




Sekilas Tentang Internet of Things (IoT)

Perkembangan teknologi terus memunculkan inovasi dalam mewujudkan konsep Internet of Things (IoT). IoT merupakan inovasi utama yang akan terus berkembang di masa mendatang. Dengan adanya IoT, maka inovasi baru akan bermunculan. Perkembangan secara dinamis akan terjadi dan dapat melakukan prediksi untuk masa yang akan datang, mulai dari manusia, kendaraan-kendaraan sampai bangunan sudah menggunakan konsep IoT dengan menggunakan sensor untuk menghubungkan antar objek-objek yang ada.

Big data dan IoT merupakan 2 hal yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan. Big data dapat dihasilkan dari sensor IoT, semua perangkat sistem dan layanan yang ada. IoT menciptakan volume data yang besar membentuk big data; piranti-piranti IoT, terutama sensor, mengalirkan data secara real time, kemudian data yang terkumpul diolah dan dianalisis sehingga menghasilkan informasi yang dapat dimanfaatkan. Dengan adanya IoT kita dapat memantau dan memperbaiki berbagai hal, termasuk laporan kesehatan individu yang awalnya menggunakan informasi yang dikumpulkan secara manual. WHO memanfaatkan kekuatan IoT supaya dapat digunakan untuk kesehatan dan kesejahteraan sehingga tercipta kota modern yang berlandaskan pada penggunaan IoT (IoT smart health).

Sumber : On the Internet of Things, smart cities and the WHO Healthy Cities




Benang Merah Untuk Mu: Bapak Adi Susilo Yahya — Oleh Edy Sukarno

Benang Merah Untuk Mu: Bapak Adi Susilo Yahya

Oleh Edy Sukarno

Asamu menimba ilmu…
Di negeri tetangga Malaysia
Itu mulia sobat sepanjang sarat tekad

Sejenak pilumu kan mencuat…
untung tegarmu menopang
Siapapun sendu tanpamu
Ingat “Dosha”mu yang doyan Download share…
Lupa sudah candaku yang kebablasan…
Oleh humanismu yang patut kutiru

Yach, apa mau dikata…
Awal dan akhiran itu sebuah kelindan
Hanya drama atau sebuah sandiwara hidup ini…
Yang menyadarkan kita untuk meniti baik nan benar
Anjangsanamu dekap S3…semoga sehat dan sukses bro…




Mahir Korespondensi — Oleh Edy Sukarno

Mahir Korespondensi

Oleh Edy Sukarno

Salah satu rekomendasi asesor DKP yakni hendaknya mahasiswa dibekali kemahiran dalam berkorespondensi. Idealnya, kata beliau mahasiswa mampu berkorespondensi dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Tapi jika itu masih mustahil, setidaknya korespondensi dalam Bahasa Indonesia. Anak didik belum tahu betul penggunaan tanda baca, seperti titik, koma, titik koma dsb timpal beliau. Yaa, sebaiknya ini kita respon mulai dari kita sendiri selaku dosen, kita harus sadar bahwa kendati Bahasa Indonesia itu bahasa ibu, sebenarnya gramatika (tatabahasa)nya terlanjur jauh kita abaikan sehingga saat kita memberikan tugas paper kepada mahasiswa, kita tak mampu menelaah mana yang baik dan mana yang buruk gramatika sang mahasiswa….




Via Vita Via Verita — Oleh Edy Sukarno

Via Vita Via Verita

Oleh Edy Sukarno

Seiring perkembangan global, kita semua mengharapkan akan mampu mengikuti  kemajuan jaman.  Tak terkecuali dalam proses pembelajaran, senantiasa ditujukan untuk meningkatkan kemampuan anak didik yang dimulai dari hal-hal kecil.  Kita tahu, bahwa akuntansi dan manajemen sangat doyan mengakomodir kosakata asing. Oleh karena itu, saya terpanggil untuk membiasakan membagi kosakata kepada mahasiswa.  Asumsi kritis saya, jika dalam setiap tatap muka saya menawarkan 2 saja kosakata baru, maka dalam satu semester setidaknya mereka tambah 28 kosakata.

Di samping itu dalam prosesnya secara berkala saya lakukan quiz tentang kosakata.  Sampai sekarang saya merasa belum berhasil dengan baik untuk mentransfer peningkatan kosakata asing bagi mahasiswa.  Hemat saya menambah pemahaman kosakata yang populer di media masa penting untuk meningkatkan kesan kompeten bagi yang bersangkutan.  Kosakata yang saya tawarkan yang berhubungan dengan dunia keuangan/bank/akuntansi di mana kosakata tersebut seringkali tidak ada yang mengajarkan.  Padahal dosen seharusnya mampu membekali yang terbaik bagi anak didiknya.  Berikut contoh kosakata-kosakata yang kerapkali  saya jadikan quiz di akhir kuliah:

  1. Side streaming – penyimpangan penggunaan dana. Contoh, nasabah pinjam di bank bilangnya untuk modal kerja ternyata pinjaman tsb digunakan untuk konsumsi pribadi.
  2. Due diligence – segala sesuatunya sejalan dengan regulasi yang ada.
  3. Fit and Proper test – uji kelayakan dan kepatutan, meliputi uji kompetensi, integritas dan reputasi keuangan
  4. Obstruction of justice – menghancurkan dokumen-dokumen legal
  5. State owned enterprise – Badan usaha milik negara (BUMN).

Kosakata tsb sering muncul di media masa, tapi karena asumsi saya mahasiswa sedikit yg peduli; maka tetap berguna menyampaikannya secara benar & kontinyu.  Itu simpel tapi positif & selaras dg judul  di atas – Via Vita Via Verita yang artinya jalan hidup jalan kebenaran….(langkah dosen titian yang betul donk !    itu plesetan pengejawantahanku. Norak kah? Kuharap nggak yaaa…).