Variabel Moderator dan Mediator

Variabel mediator adalah variabel perantara antara variabel independen (IV) dengan varibel dependen (DV). Tujuan variabel mediator adalah menjelaskan hubungan antara IV dan DV; IV berpengaruh tidak langsung terhadap DV melalui variabel mediator. Gambarnya:
IV -> Mediator variable -> DV

Misalnya, gaji (IV) berpengaruh positif terhadap pendidikan (variabel mediator) dan kemudian pendidikan berpengaruh positif terhadap biaya pemeriksaan kesehata. Bila pengaruh pendidikan dihilangkan, maka hibungan antara gaji dengan biaya pemeriksaan kesehatan tidak ada.

Variabel moderator adalah variabel pihak ketiga yang memoifikasi hubungan antara IV dan DV. Tujuan variabel moderator adalah mengukur kekuatan hubungan antara IV dan DV. Contohnya, bila umur merupakan variabel moderator antara gaji (IV) dan biaya pemeriksaan kesehatan (DV), maka hubungan antara gaji dan biaya pemeriksaan kesehatan akan lebih besar untuk orang yang tua ketimbang yang muda.

Sumber: ResearchGate




Mediation & Moderation

Francis Chuah, Ph.D
SCHOOL OF BUSINESS MANAGEMENT
UNIVERSITI UTARA MALAYSIA

Klik




Perencanaan Strategis Perusahaan menjadi mudah dengan Bisnis Intelligence

Business Intelligence adalah sekumpulan teknik dan alat untuk mentransformasikan dari data mentah menjadi informasi yang berguna dan bermakna dan dapat digunakan untuk tujuan analisis bisnis yang lebih focus pada sasaran bisnis. Teknologi BI dapat menangani data yang tak terstruktur dalam jumlah yang sangat besar untuk membantu mengidentifikasi, mengembangkan, dan selain itu membuat kesempatan strategi bisnis yang baru. Tujuan dari BI yaitu untuk memudahkan interpretasi dari jumlah data yang besar tersebut. Mengidentifikasi kesempatan yang baru dan mengimplementasikan suatu strategi yang efektif berdasarkan wawasan dapat menyediakan bisnis suatu keuntungan pasar yang kompetitif dan stabilitas jangka panjang.

Teknologi BI menyediakan riwayat, pandangan sekarang dan prediksi dari operasi bisnis. Fungsi-fungsi umum dari teknologi inteligensi bisnis adalah pelaporan, pemrosesan analisis daring, analitis, penggalian data, penggalian proses, pemrosesan kejadian kompleks, manajemen performansi bisnis, pengukuran, penggalian teks, analitis prediktif dan analitis preskriptif.

BI dapat digunakan untuk mendukung sejumlah besar keputusan bisnis mulai dari operasi sampai strategis. Keputusan operasi termasuk penempatan dan harga produk. Keputusan strategis termasuk prioritas, tujuan dan arah pada tingkat yang lebih luas. Pada semua kasus, BI lebih efektif bila digabungkan dengan data yang didapat dari pasar tempat perusahaan beroperasi (data eksternal) dengan data dari sumber internal bisnis perusahaan seperti data operasi dan finansial (data internal). Bila digabungkan, data eksternal dan internal bisa menyediakan gambaran yang lebih lengkap, yang efeknya, menciptakan “inteligensi” yang tidak dapat diturunkan dari kumpulan data tunggal manapun, tapi bagaimana membangun sebuah database yang siap digunakan untuk menampilkan berbagai macam informasi daam satu tampilan, pada penulisan berikutnya akan penulis paparkan

Referensi :

http://vischaarrofiv.blogspot.co.id/2015/03/definisi-business-intelligence.html

http://sis.binus.ac.id/2017/05/15/sekilas-tentang-business-intelligence/

 




Kemana hendak publikasi artikel?

Semoga tautan-tautan ini dapat membantu
1. Elsevier® Journal Finder
2. Journal Suggester Springer 
3. JournalGuide




Research Methods for Managers

John Gill and Phil Johnson, Research Methods for Managers, 3rd ed. (SAGE Publications Ltd., 2002).

Buku ini menerangkan filsafat yang diperlukan sebagai landasan penelitian, namun juga memberikan penjelasan praktis disertai contoh dan latihan untuk bidang manajemen dan bisnis. Berikut ini beberapa bagan yang disajikan, semoga memberi gambaran.

1. Urutan penelitian

1-gill-res-sequence
2. Operasionalisasi konsep

2-gill-opr-concept

3. Proses deduksi

3-gill-deduction

4. Proses induksi

4-gill-induction

5. Pilihan falsafah

5-gill-philosophical-choices

6. Positivist dualism

6-gill-positivist-dualism

7. Kenetralan sains

7-gill-neutral-endeavour

8.  Pragmatist position

8-gill-pragmatist-position




Materi Workshop Riset

Materi Workshop Riset bidang Sistem Informasi.
1. Selecting A Topic for Information Systems Research
2. Systematic Review dengan PRISMA
3. Research Plan And Design
4. Quantitative Research
5. Writing A Scientific Paper for Publication




Menulis Artikel Konseptual (Watts, 2011)

Menurut APA (2010) artikel jurnal biasanya memuat studi empiris, kajian literatur, artikel teoritis,  artikel metodologis, ataupun studi kasus. Kecenderungan selama ini, dunia akademik lebih memilih publikasi ilmiah yang sifatnya empiris ketimbang yang sifatnya teoritis atau konseptual. Namun, artikel konseptual juga menunjukkan tingkat penerimaan yang semakin meningkat. Artikel konseptual adalah tulisan yang membantu pengembangan teori dan menjelaskan masalah-masalah yang terjadi dalam dunia profesi.

Selama ini banyak penulis maupun akademisi kurang memperhatikan perbedaan antara tinjauan literatur dengan artikel konseptual. Banyak tinjauan literatur isinya berupa kumpulan gagasan dan pengarang yang sebetulnya merupakan informasi yang dapat diperoleh di mana saja. Meskipun hal tersebut penting untuk menjelaskan konteks penelitian, tinjauan literatur seperti ini menjadi kurang bernilai  kontributif, sehingga kurang layak unutuk dipublikasikan.  Tinjauan literatur yang baik hendaknya memiliki nilai kontribusi terhadap peneliti maupun praktik. Dalam hal ini penulis tidak hanya melaporkan ide dan temuan dengan menjelaskan dan menggabungkan berbagai hasil penelitian yang bertalian secara logis, jelas dan mudah dimengerti (concise). Tinjauan literatur hendaknya dilakukan dengan mengorganisasi, memadukan dan mengevaluasi secara kritis materi-materi yang pernah dipublikasi,  memperjelas masalah, meringkas hasil-hasil penelitian, menginformasikan perkembangan terakhir topik yang diteliti (state of the art), identifikasi hubungan-hubungan, kontradiksi, gaps, inkonsistensi dalam literatur, serta menyarankan langkah berikutnya untuk menyelesaikan masalah.

Tinjauan literatur dan artikel teoritis biasanya memiliki struktur yang sama, meski urutannya bisa berbeda. Artikel teoritis menyajikan hanya informasi penelitian empirik yang relevan dengan pengembangan atau evaluasi suatu teori. Dalam hal ini perkembangan teori ditelusur untuk menghasilkan pengembangan teori, perbaikan teori, atau dalam rangka menawarkan teori baru, menunjukkan kelemahan suatu teori, ataupun membandingkan kelebihan satu teori dengan teori yang lainnya. Jadi dalam artikel teoritis ini yang dilakukan terutama adalah mengevaluasi ataupun mengembangkan suatu teori.

Maka artikel konseptual merupakan artikel yang menghasilkan perspektif teori yang baru, mengusulkan prosedur atau teknik inovatif/baru, membahas isyu-isyu profesi yang sedang hangat, menyampaikan posisi penulis terhadap suatu isyu bidang profesi,  ataupun menyampaikan reaksi/respon terhadap publikasi artikel sebelumnya.

Mengembangkan ide  

Penulis perlu membaca artikel-artikel konseptual yang baik untuk memperoleh pemahaman terhadap topik yang hendak dibahas.  Gagasan untuk menulis artikel konseptual tidak berawal dari nol, tapi melalui kerja keras dan refleksi pemikiran yang serius

Penulis harus menyajikan cara baru melakukan konseptualisasi atau menggunakan teori, gagasan, tehnik, atau posisi yang belum disajikan pada literatur sebelumnya. Dengan demikian penulis perlu mendalami,  mereview literatur yang saling berkaitan dan memadukan serta mendiskusikannya sehingga diperoleh konsep atau aplikasi yang baru. Tawaran model, tehnik, atau konsep yang baru harus didasarkan atas landasan literatur sebelumnya.

Landasan literatur yang kokoh harus disertai pembahasan yang akan membantu pembaca memahami dan menginterpretasi (a) konsep atau aplikasi baru, (b) implikasinya terhadap bidang profesi tertentu, dan (c) kemungkinan jalan menuju riset berikutnya (future research).

Dalam memuat  tulisan konseptual, penulis dapat memulainya dengan outline sebagai rujukan sehingga bisa selalu fokus dalam mengembangkan tulisan. Meskipun, outline tersebut tidak juga harus mengikat secara ketat, sehingga dimungkinkan adanya revisi dalam perjalanannya.

Untuk artikel yang fokus pada pengembangan  teori atau penyampaian posisi penulis terhadap suatu pandangan, penulis harus menyajikan pembahasan yang mudah dipahami, mendiskusikan implikasi,  menawarkan rekomendasi, serta menyampaikan saran untuk diskusi atau riset selanjutnya.  Untuk artikel yang fokus pada usulan prosedur baru, penulis harus menyampaikan studi kasus yang menunjukkan manfaat prosedur yang baru tersebut.

Penutup

Ruang lingkup dan struktur pada artikel konseptual bisa lebih bervariasi dibandingkan artikel empirikal, namun ada patokan yang dapat digunakan sebagai pegangan. Strukturnya secara umum adalah: Pendahuluan, Tinjauan Literatur, Penyampaian Gagasan Baru, Diskusi dan Implikasi, serta Kesimpulan.

Sebagaimana halnya dengan artikel empirikal, artikel konseptual juga memiliki kontribusi yang penting terhadap pengembangan teori maupun praktik.

Referensi

American Psychological Association. (2010). Publication Manual of the American Psychological Association. Washington, D.C.: American Psychological Association.

Watts, R. E. (2011). Developing a Conceptual Article for Publication in Counseling Journals. Journal of Counseling & Development, 89(3), 308–312. http://doi.org/10.1002/j.1556-6678.2011.tb00094.x

 




10 Mitos IT Security di benak Pelaku IT Enterprise, Mitos #1

IT Security tepatnya sebagai keamanan teknologi informasi saat ini didengungkan oleh semua kalangan, baik pemerintahan, swasta dan dunia akademis, 3 aspek ini seperti segitiga emas keterkaitan antara pemerintah-swasta-akademis. Saat ini semua aspek kehidupan menggunakan IT sebagai infrastruktur baik prasarana dan sarana untuk menunjang bisnis, selain itu proteksi terhadap IT (IT security) digunakan juga oleh beberapa pelaku industri, ada yang serius ada yang sekedarnya saja, sebagai pelengkap di permukaan saja.

Berikut ini Penulis akan mengungkapkan 10 Mitos tentang IT Security di benak para pelaku IT di perusahaan. Kita akan melihat benar tidaknya mitos tersebut, bisa jadi ada beberapa mitos masih ada di kepala kita masing-masing, karena sudah bertahun-tahun kita lakukan tanpa sadar seperti gerakan reflek di dalam olahraga. Begitu juga dengan mitos, ada yang telah kita kerjakan bertahun-tahun bahkan mungkin belasan tahun.

Seyogyanya kita akan benahi pelan-pelan mana yang benar dan mana yang salah. Kecenderungan user/karyawan kita masih perlu diawasi oleh atasan agar tidak melenceng dari berbagai hal dalam penerapan IT Security policy di dalam pekerjaannya, berikut 10 mitos IT security tersebut.

Mitos #1 : Enterprise Password yang rumit akan mengurangi resiko keamanan.
Banyak karyawan di level piramida paling bawah tidak mengerti : Apa itu password dan apa itu mengurangi resiko keamanan di perusahaan tersebut ? bisa saja karyawan di bagian data akan mengatakan mau diletakkan dimana ini Pak / Ibu ? dipindahkan kemana ? sedangkan sebagian user masih mengandalkan password yang strong dan rumit, tetapi takut lupa.

Fakta #1 : Password memang harus dibuat strong dan rumit, semakin rumit semakin baik, karena akan menyulitkan para cracker untuk menjebol password, tetapi password serumit apapun akan dapat dijebol bila cara meng-input password telah di sniff (direkam/diintip) dengan modus “man in the middle attack”, masih ingat serangan di “token sinkronisasi” di salah satu bank papan atas negeri ini, padahal user sudah menggunakan token untuk melakukan transaksi di internet banking, sangat rumit dan terbatas, tetapi serangan ini tetap berhasil dan sukses, sejumlah uang melayang di internet banking karena kecerobohan user. Kata kunci dari mitos #1 ini adalah tetap waspada, hati-hati, tidak sembarangan membuka situs dan perhatikan situs yang sedang kita jalankan untuk internet banking, bisa jadi situs tersebut palsu dan para user enterprise tertipu-daya, ujung-ujungnya uang anda hilang dalam jumlah besar atau seluruhnya sudah pindah pemilik.

Reference:
The Basics of Information Security, Second Edition: Understanding the Fundamentals of InfoSec in Theory and Practice 2nd Edition by Jason Andress  (Author)




Kelebihan Bisnis melalui Internet

Berdasarkan beberapa literatur, bisnis di Internet yang disebut juga Bisnis Online banyak memiliki keuntungan dan juga sedikit ada resikonya, tergantung bagaimana kita memanfaatkan resiko tersebut.

Pertama aku ungkapkan keuntungan berbisnis online :

1. Bisnis Online bersifat fleksibel.

Maksudnya, bisnis online tidak hanya sekedar bisa dilakukan di kantor maupun di rumah, jika kita sudah memiliki laptop dan flash modem untuk online maka kita bisa melakukan bisnis online. Apalagi kalau di daerah tempat tinggal kita banyak yang menyediakan hot spot alias jasa internet nirkabel, jadi dengan kecanggihan laptop yang kita miliki, kita bisa berinternet dengan nyaman tanpa mengeluarkan biaya alias gratis.

2. Tidak perlu memiliki toko dan pegawai.

Jika di bisnis offline pada umumnya, kalau kita minat berwiraswasta, semisal berdagang, maka kita perlu memiliki tempat atau toko untuk menyimpan barang-barang kita dan apabila usaha kita telah maju dan berkembang pesat, maka kita perlu mempekerjakan beberapa pegawai untuk membantu dalam usaha kita.

Di bisnis online kita tidak perlu memiliki toko ataupun pegawai, dengan hanya memiliki blog gratisan semisal blogspot atau wordpress kita sudah bisa berdagang atau berbisnis tanpa perlu mengeluarkan biaya sepeser pun.

3. Banyak yang gratis di bisnis online

Jika sobat mau usaha yang hasilkan income tanpa mengeluarkan biaya, bisnis online-lah tempatnya. Karena banyak program di bisnis online meskipun gratis bisa membantu kita memperoleh penghasilan. Contohnya program PTC (Paid To Click). Jika kita mampu menekuni bisnis model ini maka bukan mustahil, Sobat bisa kaya hanya dengan gratisan. Contohnya Tuan Dormdough yang tekun di PTC bisa hasilkan $330.76 USD (sekitar Rp. 3 juta) hanya dalam seminggu.
Jadi bisnis online bisa kita lakukan tanpa harus mengeluarkan uang bensin, uang sewa gedung atau uang gaji pegawai, kecuali biaya akses internet.

4. Bisnis yang tak lekang oleh waktu dan cuaca.

Maksudnya bisnis online bisa dilakukan tanpa kita perlu kehujanan atau kedinginan karena bisa dilakukan di tempat yang teduh, di rumah, di kantor, di cafe atau sambil kita bersendau gurau dengan anak dan istri kita, pun bisa kita berbisnis online.
Bisnis online juga bisa kita lakukan di malam hari meskipun mungkin calon-calon pembeli dari bisnis yang kita jalankan sedang tidur lelap, kita leluasa memprospek mereka atau mem-follow up mereka hanya dengan berkirim email, beriklan, berpromosi dan tak perlu kita susah payah bertamu kerumahnya untuk menawarkan bisnis yang kita jalankan. Kecuali satu hal yang bisa mematikan bisnis online yaitu bencana alam (tanah longsor, gempa bumi, tsunami) dan probabilitas tersebut sangat kecil terjadi.

5. Bermodal minim bisa raih keuntungan besar.

Keuntungan ini bersifat spesifik, pengalamanku, dengan modal minim sobat bisa raih keuntungan yang lebih besar. Hanya dengan modal ratusan ribu, sobat bisa dapatkan income hingga jutaan rupiah, bisa pendapatan per bulan bahkan sampai terus-menerus dan bisa diwariskan.

6. Dapat dijalankan paruh waktu.

Bisnis online dapat dijalankan dengan waktu yang fleksibel dan paruh waktu. Anda bisa menggunakan waktu 1 atau 2 jam sehari untuk membangun bisnis online setelah pulang kerja/kuliah, atapun pada saat-saat istirahat makan siang. Jika kita punya semangat yang tinggi, bisnis Internet bisa dikembangkan dengan cepat di malam hari ketika orang
lain sedang tidur.

7. Potensi pasar yang luas.

Coba bandingkan bila Anda menjalankan bisnis secara offline (bisnis sehari-hari) biasanya Anda terbatasi dalam memasarkan produk dan jasa sobat pada suatu wilayah kota atau dalam satu negara saja, tetapi dengan memasarkan produk secara online menggunakan media internet. Sobat bisa memasarkannya ke seluruh Indonesia bahkan ke luar negeri.

8. Sistem bisnis online mampu bekerja 24 jam non-stop.

Jika Sobat menjual produk digital, maka bisnis Internet bisa diotomatisasi dengan menggunakan sistem penjualan dan follow up yang Sobat atur sebelumnya. Jadi ibaratkan Bisnis Internet sobat adalah sebuah toko, maka toko Anda tersebut akan buka 24 jam sehari 7 hari seminggu non stop melayani pembeli dari seluruh dunia dan setiap calon pembeli akan difollow up secara otomatis menggunakan sistem sehingga tidak memerlukan kehadiran sobat setiap saat untuk mengawasi dan bisa mengerjakan aktifitas lainnya sambil menjual produk melalui internet dan mendapatkan uang dari internet. Transaksi dan profit bisa terjadi ketika pemilik bisnis sedang tidur atau bahkan bisa raih income saat kita berlibur.

9. Memiliki faktor leverage (daya ungkit) pemasarannya.

Dengan pasar yang sangat besar, bisnis online akan memberikan faktor kali (leverage) yang sangat besar pula dalam kecepatan menghasilkan uang. Karena produk yang kita jual di internet bisa dibeli oleh siapa saja dari Indonesia atau dari luar negeri, tinggal bagaimana cara sobat
mengoptimalisasi pemasarannya.
demikianlah beberapa keuntungan berbisnis melalui internet.

 

 

 

http://hakiembunitas.blogspot.co.id/2010/05/keuntungan-dan-resiko-bisnis-online.html

Resiko Bisnis Online dan Solusinya




Peluang Bisnis Internet yang patut dicoba

Peluang Bisnis Internet yang patut dicoba

 

Bisnis didunia maya sekarang sudah semakin booming, tidak heran jika beberapa ahli menyatakan bahwa peluang bisnis yang akan maju dimasa depan adalah peluang bisnis internet. Semua tinggal klik, bayar, dan barang pun datang. Kemudahan inilah yang kemudian menjadikan internet sebagai lahan yang baik untuk melakukan pemasaran bagi sebagian orang. Berikut ini beberapa peluang bisnis internet yang dapat dicoba :

 

  1. Berjualan di media sosial

sekarang ini sudah banyak orang yang menggunakan media sosial sebagai lahan untuk berjualan. Di media sosial manapun anda dapat berjualan, seperti di facebook, instaagram, multiply, dan lainnya.

  1. Menawarkan jasa di internet

di internt pun anda dapat menawarkan jasa seperti wedding planner, jasa angkutan, jasa penerjemeh, dan lainnya. Disini anda hanya memasang iklan tentang jasa yang anda tawarkan.

  1. Blogging

Diinternet anda dapat menjadi seorang blogger dengan membuat blog, tulisan artikel atau cerita yang anda sukai. Bisa tentang kuliner, tempat wisata, tips sehari-hari, atau lainnya, dari situ anda akan mendapatkan penawaran menarik seperti tawaran untuk menulis buku, menjual e-book.

  1. Bisnis Informasi

Peluang bisnis internet ini menjadi favorit bagi sebagian orang, hal ini disebabkan ole rendahnya biaya yang diperlukan, lebih fleksibel, seta keuntungan nya lebih besar. Dalam bisnis ini anda hanya perlu menuangkan pengetahuan anda dalam paket informasi. Format produk ini adalah dalam e-book, MP3, DVD, e-learning dan sebagainya yang dapat dikonsumsi decara online. Informasi yang bisa dijual sangat beragam, misalnya di bidang kesehatan, pendidikan, resep masakan, pelatihan dan lainnya.

 

Itulah beberapa macam bisnis inernet yang bida dipilih.