Bagaimana Menulis Kajian Pustaka?

Artikel ini menjelaskan mengenai bagaimana mengembangkan atau meperkuat keahlian menulis kajian pustaka. Terdiri dri
1. Apa yang dimaksud kajian pustaka?
2. Mengapa penting?
3. Apa saja yang termasuk di dalamnya?
4. Apa sumber yang tepat untuk digunakan?
Bagaimana cara yang pantas mengakhiri kajian pustaka?
Yang lebih penting lagi, disini ada penjelasan tentang perbedaan penulisan kajian pustaka untuk riset kuantitatif maupun kualitatif.

Denney, A. S., & Tewksbury, R. (2013). How to Write a Literature Review. Journal of Criminal Justice Education, 24(2), 218–234. http://doi.org/10.1080/10511253.2012.730617

atau klik

Mumtaz Ali Memon




Panduan Membuat Profile di Google Scholar….

Bagi Para Dosen

dan Para Peneliti…

 

ini adalah  Panduan Membuat Profile di Google Scholar….

yang di presentasikan oleh :
Imam Much Ibnu Subroto, ST, M.Sc, Ph.D

Universitas Budi Luhur Jakarta
7 Maret 2017

Panduan Google Scholar (SINTA Sosisalisi UNISSULA 2017-03-07 LPPM)

 

Semoga Bermanfaat..




(BPP-DN) 2017…

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi terus berupaya
untuk mendorong dan meningkatkan kuantitas dosen yang memiliki kualifikasi
akademik minimal magister melalui beragam pendekatan. Berbagai langkah
sistematis dan perbaikan berkelanjutan selalu dilaksanakan baik pada era TMPD,
BPPS hingga BPPDN pada saat ini.

Para Dosen yang berminat dapat melihat panduan BPP-DN 2017 di laman ini….

Panduan-BPPDN-final-1-rev4.pdf

Semoga bermanfaat…

 

Sumber : Ristekdikti

 




INDONESIA MENCARI DOKTOR….

INDONESIA MENCARI DOKTOR
Direktorat Jenderal Sumber Daya IPTEK dan DIKTI- Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi membuka peluang bagi para sarjana unggul Ibu Pertiwi untuk bersumbangsih pada pembangunan manusia Indonesia khususnya di sektor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dengan menyediakan peluang beasiswa fast track menjadi doktor (S3) dalam waktu 4 tahun (1 tahun magister, 3 tahun doktor) di 11 kampus terbaik dalam negeri. Beasiswa bernama PMDSU (Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul) mempertemukan para sarja unggul dengan para promotor yaitu akademisi dalam negeri yang memiliki reputasi keilmuan internasional. Beasiswa PMDSU menyediakan pembiayan penuh yang terdiri dari:
1. Biaya Pendidikan
2. Biaya Hidup
3. Hibah Penelitian PMDSU 60juta/mhs/thn
4. Sandwich program di kampus dan lembaga penelitian kelas dunia di luar negeri.

Beasiswa PMDSU ditujukan bagi para sarjana unggul dengan persyaratan:
1. Sarjana unggul (fresh graduate) dengan maksimal kelulusan tiga tahun terakhir (lulusan tahun 2015,2016,2017)
2. Usia tidak melebihi 23th
3. PT asal dan program studi asal S1 terakreditasi A atau B
4. Indeks Prestasi Kumulatif mininal 3,25 (persyaratan rinci lihat Pedoman)
5. WNI
6. Sehat jasmani dan rohani
7. Bersedia mengikuti pendidikan pascasarjana selama jangka waktu 4 (empat) tahun

Mari bersama menjadi bagian dari pembangunan masa depan bangsa Indonesia, dengan bersumbangsih pada penggalian ilmu pengetahuan dan teknologi.

https://youtu.be/B322DTFglPc
Info lebih lanjut:
www.sumberdaya.ristekdikti.go.id
www.beasiswa.ristekdikti.go.id



TUNJANGAN PROFESI DOSEN DAN TUNJANGAN KEHORMATAN PROFESOR

*PETUNJUK TEKNIS PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI NOMOR 20 TAHUN 2017 TENTANG TUNJANGAN PROFESI DOSEN DAN TUNJANGAN KEHORMATAN PROFESOR*

Dosen dengan jabatan akademik Lektor Kepala dan Profesor berkewajiban menghasilkan karya ilmiah. Karya Ilmiah sebagaimana pada Pasal 4 ayat (3) dan Pasal 8 ayat (4) Peraturan Menteri ini, dapat berbentuk:
(1) Jurnal Nasional,
(2) Jurnal Nasional Terakreditasi Kemristekdikti,
(3) Jurnal Internasional,
(4) Jurnal Internasional Bereputasi.

Kriteria masing-masing Karya Ilmiah sebagaimana dimaksud di atas adalah sebagai berikut:
*1. Jurnal Nasional adalah majalah ilmiah yang memenuhi kriteria sebagai berikut:*
a. Karya ilmiah ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika keilmuan;
b. Memiliki ISSN;
c. Memiliki terbitan versi online;
d. Bertujuan menampung/mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian ilmiah dan atau konsep ilmiah dalam disiplin ilmu tertentu;
e. Ditujukan kepada masyarakat ilmiah/peneliti yang mempunyai disiplin-disiplin keilmuan yang relevan;
f. Diterbitkan oleh Penerbit/ Badan Ilmiah/ Organisasi Profesi/ Organisasi Keilmuan/ Perguruan Tinggi dengan unit-unitnya;
g. Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia dan atau Bahasa Inggris dengan abstrak dalam Bahasa Indonesia dan atau Bahasa Inggris;
h. Memuat karya ilmiah dari penulis yang berasal dari minimal 2 (dua) institusi yang berbeda;
i. Mempunyai dewan redaksi/editor yang terdiri dari para ahli dalam bidangnya dan berasal dari minimal 2 (dua) institusi yang berbeda.

*2. Jurnal Nasional Terakreditasi adalah Jurnal Ilmiah Nasional yang diakreditasi oleh Kemristekdikti*

*3. Jurnal nasional yang diakui dan disetarakan sebagai Jurnal Nasional Terakreditasi, yaitu Jurnal Nasional Terindeks di Science and Technology Indeks (Sinta) atau di Akreditasi Jurnal Nasional (Arjuna) yang telah memenuhi standard tatakelola jurnal nasional terakreditasi (Q1 sampai dengan Q6)*

*4. Jurnal Internasional adalah jurnal yang memenuhi kriteria sebagai berikut:*
a. Karya ilmiah yang diterbitkan ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika keilmuan;
b. Memiliki ISSN;
c. Ditulis dengan menggunakan bahasa resmi PBB (Arab, Inggris, Perancis, Rusia, Spanyol dan Tiongkok);
d. Memiliki terbitan versi online;
e. Dewan Redaksi (Editorial Board) adalah pakar di bidangnya paling sedikit berasal dari 4 (empat) negara;
f. Artikel ilmiah yang diterbitkan dalam 1 (satu) nomor terbitan paling sedikit  penulisnya berasal dari  2 (dua)  negara;

g. *Jurnal yang diakui sebagai jurnal internasional oleh Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti yang mempunyai indikator:*
1) Diterbitkan oleh asosiasi profesi ternama di dunia atau Perguruan Tinggi atau Penerbit (Publisher) kredibel;
2) Terindeks oleh pemeringkat internasional (contoh SJR) atau basis data internasional yang ternama, contoh Index Copernicus International (ICI);
3) Alamat jurnal dapat ditelusuri daring;
4) Editor Boards dari Jurnal dapat ditelusuri daring dan tidak ada perbedaan antara editor yang tercantum di edisi cetak dan edisi daring;
5) Proses review dilakukan dengan baik dan benar;
6) Jumlah artikel setiap penerbitan adalah wajar dan format tampilan setiap terbitan tidak berubah ubah;
7) Tidak pernah ditemukan sebagai jurnal yang tidak bereputasi atau jurnal meragukan oleh Ditjen Dikti/Ditjen Sumber Daya dan Iptek.

*h. Jurnal yang memenuhi kriteria pada butir 3 huruf a sampai g namun mempunyai faktor dampak (impact factor) 0 (nol) atau not available dari ISI Web of Science (Thomson Reuters) atau jurnal terindeks di SCImago Journal and Country Rank dengan Q4 (quartile empat) atau terindeks di Microsoft Academic Search digolongkan sebagai jurnal internasional*

*i. Jurnal Ilmiah Nasional terakreditasi B dari Kemristekdikti yang diterbitkan dalam salah satu bahasa PBB, terindeks di DOAJ dengan indikator green thick (centang dalam lingkaran hijau)   disetarakan/diakui sebagai jurnal internasional*

*j. Karya Ilmiah pada prosiding internasional yang terindeks basis data internasional (Web of Science, Scopus) dinilai sama dengan jurnal internasional; dengan kriteria sebagai berikut:*
1) Diselenggarakan oleh asosiasi profesi, atau perguruan tinggi, atau  lembaga ilmiah yang bereputasi;
2) Steering committee (Panitia Pengarah) terdiri dari para pakar yang berasal dari berbagai negara;
3) Ditulis dalam bahasa resmi PBB (Arab, I`nggris, Perancis, Rusia, Spanyol dan Tiongkok);
4) Editor berasal dari berbagai negara sesuai dengan bidang ilmunya;
5) Penulis paling sedikit berasal dari 4 (empat) negara;
6) Memiliki ISBN.

*5. Jurnal Internasional Bereputasi adalah yang memenuhi kriteria jurnal internasional sebagaimana butir 3 huruf a sampai g, dengan indikator:*
a. Diterbitkan oleh asosiasi profesi ternama di dunia atau Perguruan Tinggi atau Penerbit (Publisher) kredibel;
b. Terindeks oleh pemeringkat internasional yang diakui oleh Kemristekdikti (contoh Web of Science dan/atau Scopus) serta mempunyai faktor dampak (impact factor) lebih besar dari 0 (nol) dari ISI Web of Science (Thomson Reuters) atau mempunyai faktor dampak (SJR) dari SCImago Journal and Country Rank paling rendah Q3 (quartile tiga);
c. Alamat jurnal dapat ditelusuri daring;
d. Editor Boards dari Jurnal dapat ditelusuri daring dan tidak ada perbedaan antara editor yang tercantum di edisi cetak dan edisi daring;
e. Proses review dilakukan dengan baik dan benar;
f. Jumlah artikel setiap penerbitan adalah wajar dan format tampilan setiap terbitan tidak berubah ubah;
g. Tidak pernah diketemukan sebagai jurnal yang tidak bereputasi atau jurnal meragukan oleh Ditjen Dikti/ Ditjen Sumber Daya dan Iptek;

*h. Jurnal Ilmiah Nasional terakreditasi A dari Kemristekdikti yang diterbitkan dalam salah satu bahasa PBB, terindeks di DOAJ dengan indikator green thick (centang dalam lingkaran hijau)   disetarakan/diakui sebagai jurnal internasional bereputasi.*

*Dalam rangka penjaminan mutu keilmuan, maka isi karya ilmiah harus sesuai dengan bidang ilmu penugasan jabatan akademik lektor kepala atau profesor.*

Sumber:
Ristekdikti



Hubungan antara Pertanyaan Riset, Metodologi Riset dan Paradigma Riset

Amgad Badewi




UNDANGAN ADI

UNDANGAN  ADI (Asosiasi Dosen Indonesia)…

Besar harapan kami bapak/ibu anggota ADI dan Dosen seluruh Indonesia dapat hadir dalam rangkaian acara HUT 19th ADI, sebagai berikut:

1. Acara Pembukaan dan Seminar Nasional
HUT 19th ADI dan Pameran PPM Expo & GESS Indonesia 2017
Rabu-kamis 27-28 September 2017 jam 08.00 s.d 17.00
Ruang Merak JCC Senayan Jakarta
Seminar GRATIS untuk anggota ADI/non anggota Rp. 200.000

Call For Papers “Membangun profesionalisme dosen dalam memperkokoh daya saing bangsa” GRATIS untuk anggota ADI/non anggota Rp. 300.000
Panduan penulisan dikti/abstrak terakhir tgl 1 agustus via email. redaksiadi@yahoo.co.id

2. Pameran PPM Expo (Pameran hasil riset dan pengabdian masyarakat oleh dosen dan perguruan tinggi) & GESS Indonesia
Assembly Hall JCC Senayan Jakarta,
27-29 September 2017
Tiket masuk GRATIS untuk seluruh dosen/guru Indonesia dan mahasiswa
wajib daftar online www.gessindonesia.com
Informasi/Pendaftaran peserta booth pameran Dwi 081221309840

3. KONGRES ADI (GRATIS)
Kamis 28 September 2017
Ruang Merak JCC Senayan Jakarta
GRATIS untuk anggota ADI

4. Workshop Jurnal Internasional
Senin, 14 Agustus 2017 Auditorium UIN Jakarta jam 08.00 s.d 13.00
GRATIS untuk alumni/anggota ADI dan non anggota Rp. 200.000

5. Pelatihan Intensif Jurnal Internasional angkatan ke 10
Senin-Selasa 14 -15 Agustus 201 Auditorium UIN Jakarta
(Multidisiplin Ilmu)
Peserta wajib membawa naskah untuk jurnal
Gratis untuk alumni dan peserta baru Rp. 375.000 (anggota ADI) Rp. 675.000 (non anggota/umum)

Keterangan
GRATIS untuk anggota ADI/alumni (KUOTA TERBATAS)
Format Pendaftaran Via WA Dian Marlianti No. 087787067061
nama lengkap # nama kampus # no.HP/email/anggota/non anggota/tanggal pembayaran
atau daftar online untuk point 1-3 di www.gessindonesia.com

 

Sumber : ADI




Mencari Jurnal untuk Publikasi

Mencari jurnal internasional ISI Web of Science Thompson untuk publikasi yang gratis. Caranya:

1. Klik http://ip-science.thomsonreuters.com/mjl/

2. Tulis bidang ilmunya. Misalnya entrepreneurship. Namun agar mendapatkan hasil yang lebih banyak tulis misalnya “entrepren*”

http://ip-science.thomsonreuters.com/cgi-bin/jrnlst/jlresults.cgi?PC=MASTER&Word=entrepren*

3. Kunjungi websitenya dengan meng-googling. Misalnya jurnal “ENTREPRENEURSHIP AND REGIONAL DEVELOPMENT”

http://www.tandfonline.com/loi/tepn20

4. Dapat dilihat pada “Instructions for authors”, tidak ada biaya publikasi bagi penulis.
http://www.tandfonline.com/action/authorSubmission?show=instructions&journalCode=tepn20#Publication_charges

Selamat mencoba!




Blended Learning

 

Istilah Blended Learning secara ketatabahasaan terdiri dari dua kata yaitu Blended dan Learning. Kata Blend berarti “campuran bersama untuk meningkatkan kualitas agar bertambah baik” (Collins Dictionary), atau formula suatu penyelarasan kombinasi atau perpaduan (Oxford English Dictionary) (Heinze and Procter, 2006: 236), sedangkan Learning memiliki makna umum yakni belajar. Elenena Mosa (2006) menyampaikan bahwa dua unsur utama tersebut di kombinasikan atau dicampur (blend), yakni pembelajaran di kelas dengan tatap muka secara konvensional (classroom lesson) dengan pembelajaran secara online. Jadi yang dimaksudkan adalah pembelajaran yang secara konvensional biasa dilakukan di dalam ruangan kelas dikombinasikan dengan pembelajaran yang dilakukan secara online baik yang dilaksanakan secara independen maupun secara kolaborasi, dengan menggunakan sarana prasarana teknologi informasi dan komunikasi

 

Blended Learning dibutuhkan pada saat :

  • Proses belajar mengajar dirasa tidak cukup hanya tatap muka, oleh karena itu dilakukan penambahan waktu pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi informasi, dalam hal ini menggunakan internet.
  • Perlunya proses komunikasi non-stop antara pendidik dan peserta didik dalam upaya pendalaman materi ajar.
  • Peserta didik dan pendidik dapat diposisikan sebagai pihak yang belajar.
  • Membantu proses percepatan pendidikan yang salah satunya dengan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi.

Keuntungan Blended Learning

Diperlukan metode pembelajaran yang berbeda untuk karakteristik pemelajar yang berbeda. Untuk memenuhi semua kebutuhan belajar dengan berbagai karakteristik orang yang belajar maka pendekatan melalui blended learning adalah yang paling tepat. Dengan blended leaning memungkinkan pembelajaran menjadi lebih profesional untuk menangani kebutuhan belajar dengan cara yang paling efektif, efisien, dan memiliki daya tarik yang tinggi.

Keuntungan yang diperoleh dengan manfaat pembelajaran berbasis blended adalah:

  • memperluas jangkauan pembelajaran
  • kemudahan implementasi;
    • efisiensi biaya;
    • hasil yang optimal;
  • menyesuaikan berbagai kebutuhan pebelajar,
  • meningkatkan daya tarik pembelajaran

 

 

Dziuban, Charles D., dkk., “Blended Learning “,

(http://net.e ducause.edu/ir/library/pdf/E RB0407.pdf)

Brunner, D.L., “The Potential of the Hybrid Course Vis-a-Vis Online and Traditional Courses” Teaching Theology and Religion




CARA MENCARI JURNAL-JURNAL BERKUALITAS

Mau cari jurnal-jurnal berkualitas tidak mesti duduk di Lib yang sdh berlangganan ribuan Jurnal, dari dalam bilik kamar tidur pribadi juga bisa, Insya Allah…

Semoga cara ini bermanfaat…

Jurnal-jurnal internasional yang berkualitas identik dengan jurnal-jurnal yang di-index oleh Scopus dan ISI

Jurnal grade 1 itu dibawah bendera ISI.
Cara mengaksesnya adalah……
Buka link http://ip-science.thomsonreuters.com/mjl/

Jurnal grade 2 dibawah indexing Scopus
ada di link http://www.scimagojr.com/

BERIKUT CARA MENGAKSES JURNAL-JURNAL YANG ADA DI BAWAH INDEXING ISI & Scopus:

  1. Buka link thomsonreuters atau schimagorj (pilih salah satu).
  2. Masukkan key word Jurnal yang mau dicari, dimana kira-kira jurnal apa ya namanya yang ada membahas tentang topik kita. Misal Topik moral dalam profesi akuntansi tentu berbeda bahasannya dengan moral dalam pendidikan. Jia kita sedang menulis tentang moral murid-murid di sekolah maka bagus kita masukkan nama jurnlanya dengan kata kunci…”Moral Education” atau “Educational Psychology”, dll, bisa coba-coba sendiri.
  3. Kalo sudah keluar list nama-nama Jurnal yang ada membicarakan tentang apa yang kkita cari itu, maka kita tinggal buka jurnalnya satu-satu.
  4. Misal untuk topik moral salah satu nama jurnalnya adalah “ETHICAL THEORY AND MORAL PRACTICE”, maka buka jurnalnya, lalu masukkan kata kunci dari judul yang mau kita cari. Kata kunci di sini sudah mulai menjurus ke tema tulisan kita. Misal saya sedang menulis tentang “moral maturity” karena ada beda-beda lah bahasannya dengan “moral intellegence” atau “moral reasoning”.
  5. Jangan lupa batasi tahun yang ada di kolom sebelah kiri. Jika mau yang terbaru maka masukan thn 2017, atau rentang 5 tahun maka 2012 – 2017; bisa batasi juga mau paper dari jurnal saja atau buku juga, dll.
  6. Kalo sudah keluar artikelnya, langsung saja klik di judul artikelnya, jangan heran….kita akan banyakk menemukan artikel yang tidak bisa kita ases isinya, dan kemudian muncul penawaran pembelian, tidak perlu sedih, itu wajar karena kita berada di bilik kamar pribadi bukan di library.

Hafnidar Hasbi