Lenggang Jakarta – Menyusuri Jejak Kemashyuran Masa Lalu

Diantara jeda waktu yang sangat ketat, karena deadline laporan penelitian, saya pikir perlu sejenak mengambil waktu untuk menuliskan sesuatu yang menyegarkan. Mumpung belum begitu lama, terpikir untuk menuliskan hasil jelajah di seputar Glodok dan Petak Sembilan, Jakarta Barat.

Jakarta sebagai Ibu Kota Indonesia, menyimpan banyak tempat cantik dan eksotik untuk dikunjungi. Jadi kalau waktu terbatas, dana terbatas, jangan kuatir, ada beberapa alternatif murah meriah untuk menyegarkan pikiran dari kepenatan pekerjaan sehari-hari. Saya mulai dari Glodok dulu. Aksesnya mudah, bisa naik bis Trans Jakarta jurusan Kota, turun halte Glodok. Atau naik CL turun Stasiun Kota, kemudian naik angkot sebentar menuju Glodok. Saya janjian dengan beberapa teman dengan meeting point Pantjoran Tea House, sala satu gedung tua di kawasan Glodok yang dijadikan restoran ala minum teh jaman dulu. Kemudian kita jalan menuju belakang, masuk ke salah satu gang kecil yang dulu bernama Gang Gloria. Ada salah satu resto jadul yang mashyur nian sejak tahun 1927, Tak Kie namanya. Terkenal dengan es kopi dan nasi timnya. Datanglah sejak pagi kalau ingin mencicipi nasi tim yang terkenal itu. Sambil menunggu beberapa teman lain bergabung, kami pun mencoba mie ayam dan beberapa jajanan jadul seperti, kue bulan “Sin Hap Hoat” rasa kedjoe, kue so pia (bakpia) “Sin Yen”, dan lo poh phiang isi jeruk kietna, plus permen susu. Acaranya makin seru karena pemilik Tak Kie ikut bergabung, dan bercerita sejarah resto ini.

Selanjutnya kami bergerak menuju resto yang gak kalah jadul “Wong Fu Kie”, dengan menu yang hot yaitu ayam jahe. Peer banget menemukan resto yang terletak di Gang Perniagaan Timur II ini. Menyusuri pertokoan sepanjang Petak Sembilan, yang penuh dengan apotik tradisional, jajanan, peralatan jadul, dan bersaing dengan segala macam jenis kendaran lalu lalang plus bongkat muat barang. Finally ketemu…., di gang kecil, eksotik, dan penampakannya gak kliatan banget kayak restoran. Mana dapurnya di depan boo…, lucu ya. Langsung pemilik menawarkan beberapa menu spesial yang menjadi andalan resto ini, akhirnya terpilih gurame, mie pangsit, lindung (belut), pokcay, dan ayam rebus. Nama versi Cina-nya susah ya, enggak apal….. Kalau mau pilih yang non halal pun ada :D. Begitu makanan lengkap disajikan, langsung diserbu abis akibat laper banget, lanjut foto-foto dengan pemilik resto yang mengatakan bahwa resto ini sudah berdiri sejak 60 tahun lalu.

Dari Wong Fu Kie, kami bergerak ke Pempek 99 nan mashyur di belakang pertokoan Asemka. Karena perut sudah kenyang, maka pempek cukup dibungkus, lagian restonya penuh sekali, tidak menyisakan tempat satupun yang kosong. Langsung pulang? Belum waktunya…, mampir dulu ke warung mie kangkung, yang ternyata sudah tutup karena abis dan kesorean. belum rejeki deh… Akhirnya setelah beli beberapa jajanan dan sovenir lucu-lucu, kami berpisah dan merencanakan kemana next trip buat Geng Ayam Jahe berikutnya.

Tunggu episode berikutnya pada Edisi Lenggang Jakarta yaaa…., selamat piknik.




Aksi Kolaborasi dari Sharing Economy*)

 

Siapa tidak kenal gojek? Dimana-mana terlihat warna hijau mendominasi jalanan kota Jakarta, pasukan dengan warna hijau daun pisang muda menderu, bergerak lincah, menderu, meliuk menembus kepadatan lalu lintas, sembari membawa penumpang di boncengan sepeda motornya.   Bagi banyak penumpang, gojek sangat membantunya mencapai tujuan di tengah kepadatan jalanan yang sudah “menggila”.   Pasukan hijau ini mewarnai jalanan dalam arti yang sebenarnya.

Gojek, dan juga uber dan grab adalah contoh nyata dari perwujudan aplikasi teknologi yang dikembangkan berdasarkan prinsip open source.    Open Source adalah istilah yang digunakan pada sebuah software atau perangkat lunak yang bisa digunakan oleh siapa saja.   Secara sederhana dapat dikatakan bahwa cara penggunaan open source adalah dengan membuka source codenya (sumber kode program), untuk kemudian diubah, atau diperbaiki sesuai dengan kebutuhan pengguna.  Itulah salah satu kelebihan open source, ditambah dengan fitur yang banyak dan bervariasi.   Pemanfaatan open source secara maksimal ini tidak dikenakan biaya, karena Software Open Source berlisensi GPL (General Public Licence).

Open source sendiri saat ini banyak diterapkan oleh perusahaan-perusahaan, karena harganya yang murah dan cenderung tidak berbayar, salah satunya adalah aplikasi gojek.  Dengan ide yang cemerlang, open source kemudian dikembangkan oleh gojek menjadi sebuah komoditi yang berbasis sharing economy.   Kenapa tidak?

Kejelian penerapan prinsip berbagi menghasilkan suatu kolaborasi antara berbagai sumber daya.  Gojek menawarkan layanan aplikasi open source.  Para penggojek, drivers, menawarkan motor miliknya, dan kepemilikan SIM-nya.  Pengguna gojek membutuhkan jasa layanan yang prima dan “pribadi” sifatnya.   Dengan demikian terjadilah prinsip berbagi, sharing.  Gojek membantu meningkatkan penghasilan bagi para driversnya.   Gojek memberikan banyak kemudahan bagi para pelanggannya, untuk berpindah tempat di kota sekaliber Jakarta sekalipun.

Aplikasi open source ini mudah di download dengan mudah di appstore atau iosstore tanpa harus bayar softwarenya, sehingga kemanfaatan dirasakan saling menguntungkan antara penyedia layanan, konsumen, dan pelaku layanan.  Aksi kolaborasi pun menjadi rapi terjalin.   Nah kalo dunia ekonomi sudah memberikan contoh aksi berbagi, bagaimana dengan kita?

Tak ada yang tidak bisa.  Mari berbagi …

Catatan:

*) Tulisan ini dikembangkan dari tulisan Jhon Favo, sebagi pemenuhan salah satu tugas di kelas Teori Organisasi Umum, yang difasilitasi oleh penulis.

**) Diinspirasi dari Seminar “From Open Source to Sharing Economy” yang diadakan oleh FTI, Rabu, 25 Mei 2016,  di Unit 5,  lantai 6, Perbanas Institute jakarta, Jl. Perbanas, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta.  Keynote speaker oleh Ir. Betti S. Alisjahbana.




Pelajaran Hidup yang Bisa Kita Pelajari Dari Istilah Ilmu Akuntansi

accounting-system

 

DEPRESIASI

Dalam ilmu akuntansi, depresiasi biasanya disebut juga dengan penyusutan. Penyusutan secara sederhana maksudnya adalah umur dari suatu aset atau barang yang kita miliki akan berkurang seiring dengan bertambahnya umur aset. Dalam akuntansi, setiap aset tetap perlu untuk didepresiasi, karena kemampuan aset seiring dengan perjalanan waktu tidak selamanya akan menghasilkan output yang sama, melainkan akan terus menurun. Dan hingga akhirnya akan digantikan dengan aset yang baru.

Oleh karena itu, akuntansi telah berwanti-wanti sebelumnya untuk melakukan deperesiasi. Hal yang dapat kita tarik dari pernyataan tersebut adalah bahwa usia manusia dari hari ke hari semakin bertambah. Umur yang sudah dijatahkan kepada masing-masing manusia semakin menyusut setiap hari, dan tentunya semakin mendekati ajal.

Sama seperti aset, ia pun juga akan digantikan dengan generasi yang baru. Oleh karena itu, sesuai dengan konsep akuntansi, di mana semakin bertambah usianya aset, kemampuannya akan semakin menurun, oleh karena itu selagi usia kita masih muda, dan kemampuan kita dalam menghasilkan output masih besar, sudah seharusnya kita benar-benar serius dalam menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi diri kita sendiri, orang lain, dan tentunya untuk bangsa kita sendiri.

Sebelum usia kita belum habis terdepresiasi, kita masih punya kesempatan itu.

 

GOING CONCERN

Dalam akuntansi, perusahaan diasumsikan akan tetap berdiri selamanya. Dalam hal ini, perusahaan bersifat berkelanjutan. Going concern dalam akuntansi mengajarkan kita tentang optimisme. Bahwa dalam menjalakan suatu pekerjaan, sudah seharusnya kita bersungguh-sungguh, bahkan ada sebuah ungkapan yang mengatakan bahwa bekerjalah kamu seolah-olah kamu akan hidup selamanya.

Oleh karena itu, dari sini kita dapat menarik kesimpulan bahwa ilmu akuntansi mengajarkan kita untuk teatap menatap kedepan dan melihat masa depan penuh dengan sikap optimis.

 

KONSISTENSI

Konsisten dalam ilmu akuntansi berarti perusahaan benar-benar yakin dan konsisten dalam menerapkan peraturan main. Simplenya perusahaan tidak plin-plan dalam menerapkan sistem dan aturan dalam perusahaan. Sebagai contoh, jika perusahaan sudah berkomitmen untuk melakukan metode penyusutuan menggunakan metode garis lurus, maka hendaknya ia tetap konsisten menerapkannya.(buat yang non akuntansi, kalian nyimak aja ya… hehehehe ntar paham kok).

Nah di dalam kehidupan ini juga sama, kita juga harus mampu untuk bertindak secara konsisten. Tidak mudah goyah dalam berbagai hal. Ketika kalian punya pasangan, setialah pada pasangan kalian. Jika ingin menjadi auditor, konsistenlah pada kuliah kalian untuk tetap bisa mencapainya.

Jangan sampai semester satu ingin jadi pegawai bank, masuk semester 3 berubah ingin jadi dosen, otak kecantol tembok dikit langsung berubah pikiran ingin jadi dokter (jiahh….. luar biyasa….). Sinar matahari akan mampu membakar kertas, apabila sinarnya tetap difokuskan dengan kertas tersebut. Batu besar yang keras dan kuatpun dapat berlubang dan hancur karena air terjun tetap fokus menghantamnya. Begitu juga dengan arah tujuan hidup, jika kita fokus menggapainya, maka akan semakin cepat ia terealisasi.

 

KONSERVATISME

Konservatisme berasalah dari dua suku kata, yaitu Konser dan Vatisme. Konser berarti menonton konser, sedangkan vatisme merupakan band asal australia. Berarti konservatisme adalah Menonton konser band australia. Haahahaha….. Bercanda gaes…. Jangan serius amat ah… Slow deh…

Ini serius ya gaes… Konservatisme dalam akuntansi seperti ini. Ketika perusahaan memprediksikan dimasa yang akan datang akan mendapat kerugian, maka perusahaan wajib untuk mengkuinya melalui pembuatan cadangan kerugian. Sedangkan apabila di masa yang akan datang perusahaan memprediksi akan mendapat keuntungan, perusahaan tidak boleh melakukan pencatatan atau pencadangan.

Maksud akuntansi melakukan ini adalah sebagai bentuk penjagaan, atau konsep kehati-hatian dari masa depan yang dipenuhi dengan segala macam bentuk ketidak pastian. Hal yang dapat kita petik adalah bahwa di dalam proses mencapai suatu tujuan, kita seharusnya tidak sekedar fokus dalam satu misi saja. Melainkan harus melakukan pencadangan misi.

Ketika misi yang satu gagal, makan kita tidak akan stuck dalam keterpurukan, melainkan kita akan langsung move on dengan misi yang kedua. Dengan demikian, kita akan semakin dekat dalam menggapi tujuan kita.

 

Sumber: Klik disini




Mindmap Focus (Daniel Goleman)

Setelah dua tulisan mengenai mindmap yang dapat dibaca pada http://dosen.perbanas.id/mind-mapping/ dan http://dosen.perbanas.id/mindmap-emotional-intelligence-daniel-goleman/, maka saya lanjutkan dengan buku ketiga dari Daniel Goleman dengan judul “Focus” dengan mindmapnya sebagai berikut

Screen Shot 2016-05-23 at 11.13.55 AM




Mindmap Emotional Intelligence (Daniel Goleman)

Menyambung tulisan saya mengenai mindmap (http://dosen.perbanas.id/mind-mapping/) maka berikut mindmap dari buku yang ditulis oleh Daniel Goleman dengan judul Emotional Intelligence.

Screen Shot 2016-05-23 at 11.11.07 AM




Belajar Water Coloring Yuk!

Hobi merupakan kegemaran atau kesenangan istimewa di kala senggang yang bukan merupakan pekerjaan utama. Salah satu hobi saya adalah menggambar. Beberapa waktu lalu saya mengikuti kelas water coloring. Di kelas tersebut saya merasakan kegembiraan dan kesenangan karena dapat menyalurkan hobi. Disamping itu, dengan mengikuti kelas ini, saya menjadi lebih kreatif.

Bagi Anda yang senang menggambar, tak ada salah mencoba untuk menggambar dengan menggunakan cat air. Cat air yang digunakan bisa merupakan cat air biasa atau yang professional (tentunya jika Anda sudah terbiasa menggunakan cat air).

 

Persiapan

Kertas yang digunakan adalah yang memiliki ketebalan setidaknya 200 mg atau kertas khusus untuk water coloring. Gunanya agar saat mewarnai, kertas tidak menjadi sobek karena terkena air yang berasal dari catnya. Tidak perlu bingung beli kertasnya dimana, di toko buku banyak kok.

Nah, sekarang persiapkan palet, air dan catnya.

Siapkan palet, cat air dan kertasnya

Siapkan palet, cat air dan kertasnya

 

Warna

Penggunaan warna bisa Anda kreasikan sesuai keinginan Anda. Jika Anda menggambar bunga (seperti yang saya lakukan), usahakan warna bunga yang lainnya tidak terlalu berbeda jauh dengan warna yang sudah Anda siapkan. Tips dari saya, ambil sebagian warna yang sudah dibuat sebelumnya, lalu campurkan dengan warna lain. Maka warna yang dihasilkan masih satu “lini” dengan warna sebelumnya. Atau, jika Anda bingung.. Anda dapat menggunakan color pallet yang ada di internet. Sebagai contoh : http://colorschemedesigner.com/csd-3.5/

 

Mulai Beraksi!

Untuk water coloring, Anda tidak perlu mendesain gambarnya terlebih dahulu. Anda dapat langsung menyapukan kuas ke kertas, mengikuti imajinasi. Jika Anda mencoba membuat gambar di tengah, Anda dapat membuat garis bantuan di tengah kertas. Dengan syarat, garis yang dibuat setipis mungkin, dan saat Anda akan memberi warna di atas garis, jangan lupa untuk menghapusnya terlebih dahulu. Ingat, ini water coloring.. cat yang dipulas akan terlihat transparan, sehingga jika garis yang Anda buat tidak dihapus akan terlihat dengan jelas.

 

Hasil water coloring ini dapat Anda buat untuk mempercantik ruangan, sebagai kartu ucapan atau kegunaan lainnya. Jangan berharap gambar yang Anda buat akan sama dengan yang sebelumnya, karena ini hand made. Jika Anda ingin memperbanyak, pindai terlebih dahulu lalu.. cetaklah sebanyak mungkin.

 

Happy water coloring!!

Kali ini saya buat untuk hadiah ulang tahun

Kali ini saya buat untuk hadiah ulang tahun

Kartu ucapan untuk newly wedding

Kartu ucapan untuk newly wedding

kali ini lagi ga ada ide :)

kali ini lagi ga ada ide :)

Tetap setia dengan gambar bunga, untuk Riska. Ssst.. ada water mark-nya ;)

Tetap setia dengan gambar bunga, untuk Riska. Ssst.. ada water mark-nya ;)

Lumayan juga hasilnya ya

Lumayan juga hasilnya ya

 




Mind Mapping

Mind Mapping dikembangkan pertama kali oleh Tony Buzan yaitu seorang Psikolog dari Inggris. Beliau adalah penemu  Mind Map (Peta Pikiran), Ketua Yayasan Otak, pendiri Klub Pakar (Brain Trust) dan pencipta konsep Melek Mental. Mind map dapat digunakan untuk di bidang pendidikan, seperti teknik, sekolah, artikel serta menghadapi ujian.

Mind mapping dapat diartikan sebagai proses memetakan pikiran untuk menghubungkan konsep-konsep permasalahan tertentu dari cabang-cabang sel saraf membentuk korelasi konsep menuju pada suatu pemahaman dan hasilnya dituangkan langsung di atas kertas dengan animasi yang disukai dan gampang dimengerti oleh pembuatnya. Sehingga tulisan yang dihasilkan merupakan gambaran langsung dari cara kerja koneksi-koneksi di dalam otak.

Mind mapping adalah cara mengembangkan kegiatan berpikir ke segala arah, menangkap berbagai pikiran dalam berbagai sudut. Mind maping mengembangkan cara berpikir divergen dan berpikir kreatif. Mind mapping yang sering kita sebut dengan peta konsep adalah alat berpikir organisasional yang sangat hebat yang juga merupakan cara termudah untuk menempatkan informasi ke dalam otak dan mengambil informasi itu ketika dibutuhkan (Tony Buzan , 2008:4).

Menurut Tony Buzan, Mind Mapping dapat membantu kita untuk banyak hal seperti : merencanakan, berkomunikasi, menjadi lebih kreatif, menyelesaikan masalah, memusatkan perhatian, menyusun dan menjelaskan pikiran-pikiran, mengingat dengan baik, belajar lebih cepat dan efisien serta melatih gambar keseluruhan.

Beberapa manfaat jika kita menggunakan Mind mapping, antara lain:

  1. Tema utama terdefinisi secara sangat jelas karena dinyatakan di tengah.
  2. Level keutamaan informasi teridentifikasi secara lebih baik. Informasi yang memiliki kadar kepentingan lebih diletakkan dengan tema utama.
  3. Hubungan masing-masing informasi secara mudah dapat segera dikenali.
  4. Lebih mudah dipahami dan diingat.
  5. Informasi baru setelahnya dapat segera digabungkan tanpa merusak keseluruhan struktur Mind mapping, sehingga mempermudah proses pengingatan.
  6. Masing-masing Mind mapping sangat unik, sehingga mempermudah proses pengingatan.
  7. Mempercepat proses pencatatan karena hanya menggunakan kata kunci.

Pada saat ini, kita dapat membuat mind mapping dengan menggunakan tools baik secara online maupun offline, beberapa tools online untuk membuat mindmap di antaranya yaitu

  1. Mindmeister
  2. Mindmup
  3. Lucid chart
  4. Goggle
  5. Simple Surface
  6. Sketch lot
  7. Realtime Board
  8. Text 2 Mind Map
  9. Stormboard
  10. Connected Mind
  11. Spider Scribe

Contoh mindmap dapat dilihat pada gambar dibawah ini (dari buku Social Intelligence – Daniel Goleman)

Social Intelligence - Daniel Goleman

Social Intelligence – Daniel Goleman

Sumber:

  • Buzan, Tony. 2008. Buku Pintar Mind Map. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.



Syafaat di Hari Akhir

Sahabat, tidak ada pertolongan lain selain pertolongan Allah di hari akhir kelak, karena itu kiranya semoga kita bisa mendapat pertolongan tersebut. Bersama ini akan disampaikan beberapa hal tentang pertolongan Allah atau yang di Qur’an biasa disebut syafaat.

Ada beberapa cara yang dapat kita upayakan saat kita masih berada di dunia agar kita bisa mendapat syafaat dari Allah di antaranya adalah dengan
1. Memurnikan ibadah kita (lakukan ibadah sesuai dengan petunjuk Allah dan RasulNya)dan tentunya melakukannya harus ikhlas untuk Allah.
2. Memperbanyak sujud (perbanyak sholat Sunnah, misalnya sholat sunnat Rawatib, sholat Dhuha, sholat sunnat fajar sebelum Shubuh).
3. Memperbanyak membaca sholawat (sholawat seperti yang ada di Tahiyat adalah contoh sholawat yang baik, sederhana, cukup, tidak berlebihan)
4. Membaca doa setelah adzan.

Perlu diketahui juga oleh kita bahwa tidak sembarangan seseorang bisa mendapat syafaat.
Syarat adanya syafaat ini/syafaat dapat diberikan adalah apabila
1. Orang atau makhluk yang memberi syafaat itu diridhoi Allah. Mereka itu contohnya seperti malaikat, Rasul SAW, para Nabi, anak kecil muslim yang meninggal dunia (memberi syafaat kepada ortunya), orang orang yang mati syahid.
2. Orang yang diberi syafaat juga diridhoi oleh Allah.
3. Allah mengijinkan syafaat itu terjadi – – QS An Najm (53):26

Akhirnya semoga kita paham bahwa syafaat adalah sesuatu yang mungkin didapatkan, namun harus disertai dengan upaya sehingga kita dapat senantiasa menjaga diri agar kita tidak termasuk ke dalam orang orang yang tidak bisa mendapat syafaat, yaitu mereka adalah
1. Orang yang syirik pada Allah (musyrik), menduakan Allah, berharap selain kepada Allah.
2. Pemimpin yang zholim (tidak menempatkan sesuatu pada tempatnya)/tidak adil.
3. Orang yang sering mengumpat.

^_^

2015

Adelina

Sumber:Kajian Reboan Perbanas Institute




“You don’t have to be rich to travel well.” – Eugene Fodor

Tulisan saya kali ini masih seputar piknik. Karena menurut saya piknik itu perlu banget. Apalagi buat bapak ibu dosen ya, setelah berkutat dengan tenggat waktu penyelesaian laporan penelitian dan jurnal, perlu recharge baterai sehingga siap untuk kegiatan berikutnya :D. Gak perlu jauh-jauh yang penting happy. Paling tidak pulau-pulau yang akan saya tulis ini, bisa jadi alternatif piknik kalau dana dan waktu terbatas, have fun :D.

Pulau Ayer
Dari data di web jakarta.go.id, wilayah administratif Kepulauan Seribu memiliki 110 pulau, nah loh terus yang 890 pulau lainnya kemana ya hihihi… Dari 110 itu sekitar 24 pulau memiliki luas lebih dari 10 Ha, jadi sebenarnya pulau-pulau ini bisa dikelilingi seharian.

Pulau pertama yang saya kunjungi adalah Pulau Ayer bulan April kemarin. Perjalanan dari Dermaga Marina Anyer ke Pulau Ayer ditempuh dengan waktu kurang lebih 20 menit dengan kondisi laut yang tenang. Tidak ada penduduk di pulau ini, karena dikelola secara pribadi oleh salah satu resort disana. Karena itu suasananya lebih nyaman, penginapan juga lebih bagus. Bahkan memiliki beberapa resort yang dibangun di atas laut. Sebenernya sih dari awal mupeng bisa dapat kamar di laut, tapi ya sudah karena jatahnya dapat di darat. Tapi tetep bisa jalan-jalan dan foto-foto (penting banget ini) di penginapan laut.

Kegiatan yang bisa dilakukan di Pulau Ayer selain jalan-jalan muterin pulau atau sepedaan, sedangkan kegiatan airnya bisa banana boat atau jetski. Gak ada jajanan ato warung jadi lebih baik perlu bw cemilan, klo belanja di toko yang dikelola resort ya siap-sia aja dengan harga yang berbeda :D.

Pulau Tidung
Sebenarnya popularitas pulau Tidung ini sudah sangat lama, gw aja yang telat kesana hihihi… Eh mendadak ada tawaran gratis, jadi deh awal Agustus kemarin kita nginep semalam di Tidung. Perjalanan dari Dermaga Marina ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam. Perjalanan ke Tidung sekitar pukul 9 pagi, dengan kondisi laut tenang, hanya ada 1x jadwal kapal per hari dari Marina ke Pulau Tidung.

Sampai di Pulau Tidung, kondisi sangat beda dengan Ayer, karena Tidung ada penduduknya juga. Lumayan riweh keluar dari dermaga, dengan jalan yang tidak cukup lebar, penuh dengan pejalan kaki, sepeda, dan bentor, plus ada tenda kawinan. Ada banyak operator yang menyiapkan tour di Tidung, atau mau langsung cari penginapan sendiri pun bisa. Namun ternyata perlu banget untuk memastikan kontrak isi klo kita ambil paket dari Jakarta. Kejadian kemarin penginapan yang kita terima tidak sesuai dengan kontrak. Yang harusnya di tepi pantai, dapatlah kita penginapan ditengah-tengah pemukiman penduduk. Awalnya sedikit diskusi alot dengan operator disana, tapi pada akhirnya semua sepakat dengan penginapan terakhir setelah sempat pindah sekali penginapan. Itulah intinya jalan-jalan, harus siap dengan risiko, jaga mood, karena masih sampe besok. Sayang banget klo udah capek-capek pe sana trus bete, ntar fotonya gak cakep hihihi….

Abis makan siang, istirahat bentar, tim sudah siap dengan kegiatan pertama yaitu snorkeling. Biar gak bisa renang (kan ada pelampung), ini kegiatan yang sangat gw tunggu. Dari dermaga kita menuju lokasi dengan perahu nelayan bermotor. Disana sudah disiapkan peralatan snorkeling dan pelampung. Sampai di tujuan, langsung deh pada nyemplung. Untung pendamping snorkelingnya sabar. Gw yang masih kadang kesulitan nafas pake alat snorkeling, kali ini sukses. Mereka juga menyiapkan foto underwater-nya.

Kondisi koral disini sudah banyak yang rusak sih. Ikannya sih masih banyak ya, jadi foto underwater masih cukup baguslah hasilnya. Sekitar 1,5 jam kemudian semua tim naik. Barulah sampe kapal gw ngerasa perih-perih karena ternyata sempat kegores-gores karang selama snorkeling. Tapi itu mah biasa, di Raja Ampat luka jauh lebih besar dan meninggalkan kenang-kenangan sampe sekarang hikkss….

Sore abis snorkeling, lanjut dengan banana boat, tapi karena memang gw gak begitu suka (dan sudah pernah nyoba juga) gw pilih jalan-jalan aja seputaran Jembatan Cinta. Jembatan Cinta ini menghubungkan Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Jembatannya bagus, ada beberapa gazebo untuk istirahat dan menikmati laut yang bening airnya. Terapi buat matalah…., biasanya jarak pandang hanya 2 meter, sekarang biasa leluasa. Sore balik penginapan, mandi, makan malam, lanjut barbeque plus karaoke.

Besok paginya, abis subuh sambil gowes kita menyusuri pulau Tidung. Dari Ujung Jembatan Cinta, sampe Cemara Kasih (kata temen gw kenapa bukan Aura Kasih laahh….apa hubungannya ya). Cukup jauh sih, lewat pinggir pantai, alang-alang, lumayan membakar kalori dan sun bathing disana.
Puas sepedaan dan main di pantai, balik penginapan, bersih-bersih, makan siang, jam 2 kita sudah siap di dermaga untuk kembali ke Jakarta. Cuma perjalanan pulang kali ini ada sedikit cerita. Ombak yang cukup besar membuat sebagian penumpang pucat pasi dan nyaris (sebagian sudah sih) mabok laut. Apalagi pake acara mati mesin 2x hihihihi…..seru ya.

Alhamdulillah sekitar 1,5 jam kapal bersandar di Dermaga Marina Ancol. Sebagian turun dengan wajah pucat tapi happy. Toh setelah ini kita sibuk dengan rencana abis ini kemana lagi ya. Nah, sekian dulu ceritanya yaa.., moga-moga abis ini ada lanjutan ke pulau-pulau berikutnya.




Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga

Tulisan kali ini saya tuangkan yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan saya. Tetapi berhubungan dengan salah satu hobi saya, dan Anda, mungkin. ^_^

Judul tulisan ini adalah Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga, sampah yang dimaksud disini adalah sampah bekas sayuran (organik) yang tidak digunakan kala saya memasak. Daripada sampah ini saya buang begitu saja, lebih baik saya kumpulkan, taruh di tong yang ada tutupnya dan diamkan sampai sampah tersebut busuk dan menjadi kompos.

Oya, sebelum diberi sampah organik, tong ini sebaiknya diberi tanah sedikit. Baru ditambahkan sampah sayuran-sayuran. Selama belum menjadi kompos, setiap 1x minggu kompos ini diaduk, agar kompos yang terbentuk rata menjadi pupuk.

Nah, gimana kalau saya memasak daging? Well.. kalau daging, sayang dijadikan kompos ya. hehehe.. Jadi, sebelum memasak saya selalu mencuci daging sapi/ayam/ikan. Nah, air cucian ini sayang kalau dibuang ke selokan begitu saja. Masih kita bisa manfaatkan untuk menyuburkan tanaman. Caranya mudah sekali. Saat mencuci daging-daging tersebut, siapkan baskom di bawah kucuran air. Tampung air cucian daging dan siramkan ke pohon. Niscaya pohon yang Anda miliki jauh lebih subur. Begitu juga dengan air cucian beras, bisa ditampung dan disiram ke pohon anggrek atau pohon lainnya.

Khusus untuk udang, biasanya saya tidak membuang kulit udang begitu saja, karena akan menimbulkan bau busuk yang tidak sedap. Jadi, harus ada perlakuan khusus. Kulit udang akan saya rebus sebentar saja hingga warna kulit berubah. Tunggu hingga air benar-benar dingin, baru deh saya siramkan ke pohon. Selain dijadikan pupuk, sebenarnya kulit udang bisa dijadikan kaldu. Caranya sama, kulit direbus hingga berubah warna. Namun kali ini agak lama ya, biar kaldunya keluar semua. Terus air tuangkan ke cetakan es batu agar mudah mengambilnya kalau butuh sedikit. Pssst… pernah suatu kali baca artikel, selain direbus, kulit udang bisa juga disangrai lalu ditumbuk halus dan.. voila! jadi kaldu bubuk deh.

Sampah lainnya adalah kulit telur, kalau Anda sering membuat kue, pasti sering bersinggungan dengan oven. Untuk mencegah kulit wajah kering, sisa putih telur yang ada di dalam cangkang dapat dimanfaatkan untuk menjaga kelembaban wajah. Caranya tinggal oleskan putih telur yang ada dalam cangkang ke wajah. Tunggu kering. Cling.. kulit wajah jadi terlindungi dari panas deh. Cangkang telurnya sendiri gimana? Well, bisa dimanfaatkan juga lho. Cangkang telur dihaluskan dan disebarkan ke tanaman, biasanya ditabur ke tanaman yang butuh kapur di media tanam. Kalau saya sih.. saya campurkan dengan kompos. Hehehe.

So, Intinya semuanya bisa kita manfaatkan, dan air cucian yang terlihat ga berguna bisa jadi berguna lalu dikembalikan ke perut bumi. Walhasil kita ikut melestarikan lingkungan. Kalau bukan kita, siapa lagi?

Salam,

Nani T.