Perubahan-perubahan pada APA Edisi 7

  • Akan digunakan mulai kuartal 2 tahun 2020.
  • Penulisan bukan lagi “DOI: 10.1109/5.771073” tapi https://doi.org/10.1109/5.771073
  • Lokasi penerbit tidak lagi dituliskan. “New York: Macmillan” menjadi “Macmillan”.
  • Terdapat petunjuk dan contoh-contoh untuk pengutipan pada sumber-sumber pesan di media sosial, video, dan lain-lain.
  • Kata-kata “he”, “she”, “his” and “her”, diganti “they”. Biar gak bias gender mungkin.
  • APA 6 meminta penggunaan font Times New Roman 12. Pada edisi 7 ini, boleh gunakan Calibri size 11pt, Arial 11pt, Lucida Sans Unicode 10pt, and Georgia 11pt. Lebih nyeni.

Untuk bantuan, dapat kunjungi APA Format Guide dan APA Citation Generator

Sumber: What’s changed in APA Style 7th edition?




10 Tips Selesai PhD

1. Immerse yourself in writing
2. Find a strong mentor
3. Grow a thick skin and take critical feedback for what it is
4. Find the right dissertation chair for you
5. Direct your course research projects or independent study for course credit towards your dissertation
6. Keep your dissertation topic as narrow as possible
7. Perseverance and finishing the job
8. Focus only on the next step or hurdle as you work
9. Find a strong quantitative (or qualitative) research colleague that will assist you with a strong design
10. Promote your work and talk to other

Rodney E. Rohde. 2013. 10 tips to finishing your PhD faster




AMBANG BATAS DIRI

1. Ambang batas “Keberhasilan” atau “Kegagalan” disebut Kinerja.
2. Ambang batas “Kemampuan”atau “Ketidakmampuan” disebut Potensi.
Setiap orang harus memiliki Potensi, karena jika tidak memiliki potensi maka ia tidak akan mempunyai Inisiatif dan Komitmen.
3. Ambang batas pola berpikir sebagai “Pemenang” atau “Pecundang” disebut Mindset.
4. Di atas Threshold disebut “Over Dog” sedangkan di bawah Threshold disebut “Under Dog”.
5. Agar bisa melampaui “Kegagalan, Ketidakmampuan,dan Pecundang” membutuhkan Keberanian untuk Melakukan Terobosan (Breakthrough). Tanpa itu hanya impian kosong yang terus berada pada ambang batas atau wilayah di bawah ambang batas, tidak akan pernah melampaui ambang batas.

Vincent Gaspersz




CARA MEMBUAT PARAGRAF

Dalam satu paragraf terdapat unsur-unsur:

  1. Kalimat topik atau kalimat utama
    Kalimat topik memuat gagasan dasar dari paragaf. Ditulis secara singkat dan mudah dipahami.
  2. Kalimat penjelas
    Kalimat ini memberikan penjelasan:
    a. Alasan atau sebab-musabab
    b. Kenyataan atau bukti
    c. Keterangan dengan angka-angka konkret
    d. Contoh
    e. Penguat yang dikutip dari sumber lain
  3. Kalimat penyimpul
    Bagian akhir suatu paragraf, dapat berupa:
    a. Ringkasan isi kalimat
    b. Kesimpulan dari isi kalimat
    c. Penguatan
    d. Komentar akhir

Contoh:

Sumber:
Membuat Paragraf
Paragraf yang baik
20 Contoh Kalimat Utama dan Penjelas dalam Paragraf Bahasa Indonesia




Kritik artikel riset

Bagi peneliti ilmiah, kemampuan analitik amat diperlukan untuk menulis, mengkritik memperbaiki dan mempertahankan proposal riset maupun artikel, serta mereview hasil penelitian ilmuwan lain. Berpikir kritis dan menulis bagi riset ilmiah adalah kegiatan yang integral, bukan peripheral.

Semoga daftar periksa ini bermanfaat untuk mengkritisi naskah ilmiah

Kuyper, Barbara J. “Bringing up scientists in the art of critiquing research.” BioScience 41, no. 4 (1991): 248-250.




Pemotongan hewan qurban di Perbanas

  1. Sambutan Rektor Institut Perbanas

2. Dua ekor sapi

3. Tabir

4. Ditali

5. Ditarik

6. Jatuh dan diikat

7. Disembelih




Penyebutan Jabatan Akademik dalam Bahasa Inggris




Jenis-jenis Buku

Perbedaan buku MONOGRAF, buku REFERENSI, buku AJAR, buk DIKTAT, dan MODUL AJAR

Amirullah




4 Jenis Penulis

Ada empat jenis penulis.
1. Upholder
2. Obliger
3. Questioner
4. Rebel

Thesis Whisperer. 2018. Are there only four kinds of writers?




Penggunaan “the” dan “a”

Pada kalimat pertama, cheese sandwich dan apple hanya diketahui oleh pembicara. Namun pada kalimat kedua menunjukkan bahwa pembicara dan pendengar sudah tahu. Namun worm adalah kata yang baru bagi pendengar, sehingga menggunakan “a”.

Dengan demikian,
“THE” DIGUNAKAN BILA PENULIS DAN PEMBACA KEDUANYA MENGETAHUI BARANG/ORANG YANG DIMAKSUD

Sumber: fb