Penggunaan “the” dan “a”

Pada kalimat pertama, cheese sandwich dan apple hanya diketahui oleh pembicara. Namun pada kalimat kedua menunjukkan bahwa pembicara dan pendengar sudah tahu. Namun worm adalah kata yang baru bagi pendengar, sehingga menggunakan “a”.

Dengan demikian,
“THE” DIGUNAKAN BILA PENULIS DAN PEMBACA KEDUANYA MENGETAHUI BARANG/ORANG YANG DIMAKSUD

Sumber: fb




Doctor of Philosophy (Ph.D) vs Doctor of Business Administration (DBA)

Apa bezanya Ph.D dan DBA?

Nota: Bukan niat saya utk merendah-rendahkan program yg dibincangkan. Sebab ramai yg bertanya perbezaan antara PhD dan DBA di UiTM.

Sebagai salah seorang resource person utk program DBA dan terlibat secara langsung program PhD, begini perbezaannya.

Contoh di UiTM

Ph.D = modul pengajian melibatkan kajian penyelidikan 100%.

Hanya kelas research methodology, dan statistics diwajibkan pelajar (weekend class).

Pelajar dikehendakki menyediakan tesis.

Gelaran yg dianugerahkan: Dr.

Syarat lulus: menghadiri kelas research methodology, statistics; proposal defend dan viva voce exam.

Tiada coursework (di UiTM)

Jumlah penilai: 2 penilai luar dan 1 penilai dalaman.

Penyediaan tesis tidak lebih 100,000 patah perkataan

Lebih sesuai kpd pensyarah/penyelidik

Yuran pengajian: kurang RM 15,000

********
DBA = modul pengajian melibatkan 70% coursework dan 30% kajian penyelidikan.

Pelajar perlu menghadiri kelas (mengikut major) dan mengambil peperiksaan akhir.

Pelajar dikehendakki menyediakan disertation

Gelaran yg dianugerahkan = Dr

Jangkamasa coursework = 2 tahun.

Setelah lulus coursework, pelajar akan meneruskan utk kajian penyelidikan.

Syarat lulus: Tamat semua coursework, proposal defend dan viva voce exam.

Jumlah penilai: seorang penilai luar dan seorang penilai dalaman

Penyediaan disertation tidak melebihi 60,000 patah perkataan

Lebih sesuai utk penggiat industri

Yuran pengajian: Lebih RM 15,000 (mengikut universiti)

Norzaidi Mohd Daud 



Keterampilan yang Diperlukan pada Era Industri 4.0

Menghadapi era industry
revolusi (IR) 4.0, dunia pendidikan perlu mempersiapkan keterampilan sumber
daya manusia sebagai berikut.

1. Keterampilan membuat
konsep (conseptual skills)

  • menggambarkan perubahan masa depan
  • mengamati perubahan organisasi dan lingkungan
  • merumuskan
  • membangun tujuan jangka panjang dan tujuan tahunan
  • merumuskan program dan kebijakan
  • memahami berbagai konteks budaya

2. Ketrampilan hubungan
antar manusia (human skills)

  • memahami persoalan kemanusiaan
  • komunikasi
  • memotivasi orang lain
  • negosiasi
  • menyelesaikan konflik
  • mengawasi
  • pelimpahan wewenang
  • pengambilan keputusan
  • kewirausahaan

3. Keterampilan teknis (technical
skills
)

  • melek data
  • melek tekologi
  • kepakaran teknis
  • memahami perkembangan teknologi
  • menyelesaikan masalah teknis

Jahja, Adi Susilo. 2019. Equipping Our Students in Welcoming IR 4.0 Era. In Reborn 4.0 Perbanas Institute. Depok: Tosca Jaya Indonesia. pp. 383-389. klik *




12 ATURAN DALAM MENULIS MAKALAH ILMIAH


1.   Jangan mulai dengan kalimat ‘And’, ‘Also’, ‘But’, ‘So’, ‘Or’, ‘Even so’. tetapi gunakan ‘In addition’, ‘However’, ‘Hence’, ‘Consequently’, ‘Alternatively’, ‘Nevertheless’.

2.   Jangan mulai dengan kalimat ‘Therefore’. tetapi contoh, ‘We therefore…’.

3.   Jangan mulai dengan kalimat ‘Then’ or ‘Now’ kecuali jika itu adalah perintah.

4.   Jangan gunakan ‘don‘t’, atau negatif singkat lainnya seperti ‘isn’t’, ‘hasn’t’, ‘wasn’t’, etc. Use ‘does not’, ‘is not’, etc. instead.

5.   Jangan gunaan‘!’ or ‘&’ or ‘/’. Juga sangat tidak biasa dengan ‘?’ pada paper. Jangan mengajukan pertanyaan di paper kecuali Anda benar-benar tahu apa yang Anda lakukan.

6.   Jangan gunakan e.g. or i.e. or etc.

7.   Saat merujuk pada jumlah objek yang dapat dihitung, gunakan kata-kata alih-alih angka ketika jumlahnya kurang dari dua puluh. E.g. jangan tulis “we used 3 methods” – gunakan ini “we used three methods”.

8.   Jangan gunakan OK‘. gunakan‘acceptably’, ‘permissible’, ‘satisfactory’, etc instead.

9.   Jangan gunakan ‘got‘. use ‘obtained’.

10. Jika Anda dapat, coba gunakan kalimat pasif untuk beberapa saat ketika menggambarkan hasil Anda. Menggunakan ‘We’ dalam setiap kalimat agak
membosankan.

11. Daftarkan hal-hal dengan benar ‘and‘ antara dua item terakhir. E.g. jangan gunakan ini ‘we used three methods A, B, C.‘ seharusnya ‘we used three methods: A, B, and C.’ or ‘we used three methods, namely, A, B, and C.’

12. Anda tidak dapat menulis paragraf yang hanya terdiri satu kalimat.

Diolah dari berbagai sumber. Ada banyak aturan tetapi kami hanya mencantumkan
12 yang sering terjadi. Terima kasih. Semoga bermanfaat.

Amanda Villa




Hubungan Kepuasan dengan Loyalitas

Penjelasan, klik:

  1. Kepuasan dan loyalitas nasabah perbankan
  2. Satisfaction and loyalty




Kepemimpinan itu…

Kepemimpinan itu…

  1. Dimulai dari diri sendiri,
  2. banyak mendengar
  3. Dari atas ke bawah, sampaikan wawasan
  4. Dari bawah ke atas adalah untuk sehari-hari berkegiatan
  5. Bantu rekan-rekan dengan peningkatan sikap dan keterampilan
  6. Fikirkan bila berakhir jabatan, siapa yang akan meneruskan?




Seminar dan Loka Karya Kualitatif

Notula Semiloka
Burhan Bungin. 2019. Pemahaman Dasar Penelitian Kualitatif Indonesia
Andi Faisal Bakti. 2019. Desain Mixed Method
Sugiyono. 2019. Perdebatan di Sekitar Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif

Semiloka




Ekonomi Mikro

Buku dan powerpoint

Pindyck, Robert S., and Daniel L. Rubinfeld. “Microeconomics.” (2013). Pearson Education, Inc.

I. Introduction: Markets and Prices

1.Preliminaries

2. The Basics of Supply and Demand

II. Producers, Consumers, and Competitive Markets

3. Consumer Behavior

4. Individual and Market Demand

4. Uncertainty and Consumer Behavior

6. Production

7. The Cost of Production

8. Profit Maximization and Competitive Supply

9. The Analysis of Competitive Markets

III. Market Structure and Competitive Strategy

10. Market Power: Monopoly and Monopsony

11. Pricing with Market Power

12. Monopolistic Competition and Oligopoly

13. Game Theory and Competitive Strategy

14. Markets for Factor Inputs

15. Investment, Time, and Capital Markets

IV. Information, Market Failure, and the Role of Government

16. General Equilibrium and Economic Efficiency

17. Markets with Asymmetric Information

18. Externalities and Public Goods

.

.

.

  POKOK BAHASAN

Presentasi kelompok

UTS

Pasar persaingan sempurna

Pasar monopoli

Pasar persaingan monopolistik, oligopoli dan teori permainan

Pasar faktor produksi

Risiko dan nilai waktu

Ketidakadilan pasar

Tujuan kesejahteraan

Presentasi kelompok

Presentasi kelompok




Kelebihan dan Kekurangan Metode Campuran

 

Strengths of Mixed Methods Design

Some strengths of MMR design include:

  1. they point out that words, photos, and narratives can be used to add meaning to numbers while numbers can add precision to words, photos, and narratives;
  2. they can handle a wider range of research questions because the researcher is not limited to one research design;
  3. they can present a more robust conclusion;
  4. they offer enhanced validity through triangulation (cross validation); e) they can add insight and understanding that might be missed when only a single research design is used; and
  5. they can increase the capability to generalize the results compared to using only qualitative study designs (Cronholm, & Hjalmarsson, 2011).

 

Weaknesses of Mixed Methods Design

Some weaknesses of MMR include:

  1. they can be difficult for a single researcher especially when the two designs are best used concurrently, in this case the study might require a research team;
  2. they can be more time consuming and expensive when concurrency is involved; c) they require that the researcher(s) learn multiple methods to combine them knowledgeably, defend the use of multiple methods, utilized them professionally, etc.; and
  3. they are not without conflict because methodological purists maintain that researchers should work within either a quantitative or a qualitative research design never mixing the two designs in a single study (Cronholm, & Hjalmarsson, 2011).

 

Caruth, G. D. (2013). Demystifying mixed methods research design: A review of the literature. Mevlana International Journal of Education (MIJE), 3(2), 112–122.

 




Bila Penulisan Referensi tidak Rapi

Reviewer maupun editor akan menolak makalah yang penulisan daftar pustakanya tidak cermat (kesalahan jumlah halaman, volume, nomor). Sebab jika penulisan referensinya saja ceroboh, isi makalahnya juga ceroboh.

The importance of diversity in peer review.