Diet yang sehat dan alami

Diet tapi gak turun juga? Dibawah ini beberapa kesalahan dalam melakukan diet sehat:

  1. Sengaja melewatkan makanan utama, padahal cara ini akan cenderung membuat kamu mengemil makanan-makanan ringan di sela waktu makan utama.
  2. Menyepelekan kandunan makanan ringan, padahal ada beberapa cemilan yang jumlah kalorinya tidak disangka banyak. Jadi jangan lupa memeriksa label nutrisi sebelum ngemil.
  3. Mengonsumsi minuman yang mengandung kalori banyak, niatnya memang menghindari makanan berkalori tinggi dan beralih ke minuman manis seperti kopi dengan krim ataupun minuman soda. Padahal minuman-minuman semacam itu jumlah kalorinya tidak kalah dibandingkan dengan makanan yang berusaha kamu hindari.
  4. Kurang mengonsumsi air putih karena mengira hal itu justru akan membuat gemuk, padahal air mineral penting untuk meningkatkan metabolisme.
  5. Menetapkan target berat badan turun yang tidak realistis, contohnya niat mengurangi berat badan 5 kilogram seminggu. Hal ini malah akan memicumu untuk melakukan segala cara agar berat badan turun termasuk cara diet tak sehat. Akhirnya kamu bisa stress dan makan lebih banyak.



Daftar jurnal Scopus & yang diberhentikan Maret 2017

Scopus 2017

Daftar jurnal yang diberhentikan dari Scopus – Februari 2017

https://www.elsevier.com/__data/assets/excel_doc/0019/212275/Discontinued-sources-from-Scopus_Feb2017.xlsx




EKONOMI AKHLAQIAH

EKONOMI ISLAM adalah EKONOMI AKHLAQIAH

 

Oleh : Puji Hadiyati

Perbanas Institute

 

Islam, ajaran yang sangat mengedepankan pentingnya akhlak dalam berbagai aktivitas kehidupan manusia, termasuk dalam bidang ekonomi. Ekonomi Islam adalah suatu sistem atau konsep ekonomi akhlaqiah yang tujuan utamanya mencapai kesejahteraan untuk seluruh umat manusia. Pentingnya penerapan akhlak tersebut atas dasar pemahaman bahwa segala aktivitas manusia tersebut sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT. Besarnya kepedulian Islam terhadap penerapan akhlak mulia ditunjukkan dengan diutusnya Rasulullah SAW ke muka bumi yang kemudian menjadi sauri tauladan bagi seluruh umat manusia. Hal ini sesuai dengan hadist yang diriwayatkan Bukhari yang berbunyi “sesungguhnya aku (Muhammad) diutus ke dunia untuk menyempurnakan kemualiaan akhlak”. Konsep penerapan akhlak tersebut ditunjukkan oleh Rasulullah dan para sahabat dalam setiap aspek kehidupan, tak terkecuali dalam bidang ekonomi (seperti dalam kegiatan jual beli dan utang piutang, juga saling membantu antar sesama). Akhlak berekonomi dalam Islam dimanifestasikan dengan cara memastikan tercapainya keadilan sosial dengan melarang riba dalam sega bentuknya, menerapkan zakat, memberikan motivasi agar setiap individu berjuang dan berdaya untuk terhindar dari kemiskinan. Cara lain yang dilakukan mendorong para pemilik modal menrapkan konsep bagi hasil (Profit and Loss Sharing).

Islam mendorong umatnya untuk melakukan berbagai ativitas ekonomi dengan landasan akhlak sehingga setiap aktivitas ekonominya bernafaskan ilahiah dengan tujuan agar upaya mencapai kepentingan dunia tidak berjalan liar, melanggar berbagai aturan atau menyakiti pihak lain, namun sebaliknya dilakukan dengan batasan-batasan wajar dan menghormati hak orang lain. Melalui konsep ini diharapkan tidak akan ada jurang pemisah antara kepentingan dunia dan akhirat, sebab Islam tidak pernah memisahkan kehidupan duniawi dan ukhrawi. Keduanya saling beriringan dalam upaya mencapai satu tujuan, yakni keridhaan Allah SWT. Umat Islam didorong untuk mencapai kehidupan di akhirat melaui dunia, dan sebaliknya mencari dunia dengan motivasi untuk kebahagiaan di akhirat. Sehingga kesejahteraan yang akan dicapai tujuan akhirnya adalah untuk kebahagiaan di dunia dan akhirat (falah).

Untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat tersebut maka wajib hukumnya bagi seorang Muslim meyakini sepenuhnya bahwa hanya hukum Allah yang terbaik dan dapat menyelesaikan seluruh permasalahan manusia di muka bumi, termasuk dalam bidang ekonomi. Hal ini secara jelas difirmankan Allah SWT dalam QS. Al-Maidah ayat 50 yang berbunyi: “Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ?”

Melalui ayat tersebut, maka jelas Allah telah menetapkan bahwa yang terbaik bagi orang-orang yang beriman adalah mengikuti aturan-Nya dan meneladani Rasulullah. Oleh sebab itu, tunggu apalagi bagi kaum Muslim selain kembali menjalankan sistem Ekonomi dengan konsep Ekonomi Akhlaqiah atau Ekonomi Islam. Dengan penerapan ekonomi akhlaqiah diharapkan seluruh problematika yang muncul akibat manusia keluar dari tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah, seperti merajalelanya praktik ribawi dalam aktivitas ekonomi, berkembangbiaknya teori manipulasi nilai uang yang menyebabkan melebarnya jurang antara si kaya dan si miskin dan berbagai masalah ketidak adilan dalam berekonomi akan dapat diatasi. Wallahu’alam bis showab.

 




Belajar dari Dr. Alexander Graham Bell

Pernah saya membaca sebuah artikel di majalah yang membahas bagaimana kita bisa mempertahankan mental yang muda, yang sehat dan bisa membantu kita belajar. Ide yang dituliskan di dalam artikel ternyata berhubungan dengan ide dari Dr. Bell, Alexander Graham Bell tentang bagaimana kita bisa melatih pikiran, otak kita sehingga kemudian kita akan melalui proses belajar dan tetap memiliki kemampuan pikiran yang sehat dan baik. Dr. Bell mengemukakan ide bagaimana melatih otak kita ini dengan melakukan 3 hal, yaitu mengamati (observe), mengingat (remember), dan membandingkan (compare). Sebenarnya jika kita perhatikan, kita sudah melakukan ketiga hal tersebut dalam kegiatan sehari-hari kita, namun apakah kita memanfaatkannya secara optimal. Sementara sebenarnya dengan memperhatikan lebih baik proses ketiga aktivitas tersebut akan lebih banyak hal yang dapat kita pelajari dengan lebih baik. Kita dapat mengambil sebuah contoh bagaimana proses mengamati, mengingat, dan membandingkan dapat bermanfaat saat kita sedang melakukan sebuah perjalanan yang rutin kita lakukan, misalnya saja perjalanan dari rumah ke kantor. Sehari-hari saat kita mengendarai kendaraan pribadi kita mengamati mana jalan yang mungkin lebih kosong dan lebih ramai, lalu kita mengingatnya dan dapat membandingkan mana jalan yang lebih baik di kemudian hari. Berdasarkan pengalaman mengamati, mengingat, dan membandingkan kondisi jalanan yang kita lewati kemudian kita belajar bahwa sebaiknya jalan A tidak kita ambil, karena ada jalan B atau C yang lebih kosong dan bisa menghemat waktu kita.

Ada baiknya proses mengamati, mengingat, dan membandingkan ini kita ingatkan pada orang-orang di sekitar kita dengan harapan dapat bermanfaat pula ketiga proses itu bagia mereka.
Bismilllaah… Semoga bermanfaat.




Dynamic Interaction Network to Model Co-Integration in IDX Leading Stocks

Abstract

Most studies in the field of dynamic system analysis and modeling have focused more on the task of predicting movement of contributing variables only, whilst the extraction of co-integration patterns that govern movement of these variables has received little attention. This study is concerned with advances in the analysis and modeling of co-integration between leading stocks in the Indonesian Stock Exchange using a method capable of extracting multiple relationships between variables named the Dynamic Interaction Network. Being able to accomplish such task is expected to lead to a better understanding of co-integration state between leading stocks of the observed market, which in the end would lead toward a better means in predicting their price movement. Results from conducted experiment in this study suggest that: (1) the Dynamic Interaction Network is capable of modeling dynamic pattern of interactions between variables and (2) that the idea of including the states of co-integration between an assembly of time dependent variables into a prediction model appears to be beneficial to tackle the problem of time series prediction.
Artikel ini telah dipublikasikan pada:
 Artikel dapat diakses melalui:DOI: https://doi.org/10.1166/asl.2014.5624




Youtuber, Ajang Kreasi Kawula Muda

 

Internet of Things. Internet di berbagai tempat dapat digunakan untuk berbagai alasan, salah satu yang paling populer saat ini adalah pemanfaatan internet untuk menghasikan uang. Kreatifitas pengguna dengan menggunakan video yang diupload ke youtube dapat menghasilkan uang. Orang yang melakukan hal tersebut disebut sebagai Youtuber.

Para pembuat video berasal dari berbagai kalangan, bahkan saat ini anak SD pun sudah berani mencoba menjadi seorang Youtuber. Video yang dibuat sangat beragam, ada yang membuat video games, tutorial, dan hal-hal lucu.

Mengapa mereka ingin menjadi youtuber? Selain memang tren saat ini, alasan yang lebih menjanjikan adalah sebagai berikut

  1. Tidak perlu menulis artikel yang panjang,cukup video saja (original),
  2. Berpontensi di lihat pemirsa dari segala penjuru dunia, dengan memberi judul bahasa inggris untuk video tersebut,
  3. Optimasi SEO Video yang lebih mudah di banding dengan blog,
  4. Mendaftar adsense di youtube lebih mudah,kita juga tidak perlu repot memasang kode iklan,
  5. Adanya pemasangan iklan adsense di sidebar atas, jika akun di monetise sewaktu anda membuka youtube melalui desktop, akan terdapat iklan di sidebar kanan atas. Ini berpeluang menghasilkan dollar bagi pemilik akun. Berdasarkan survey analytics, pengunjung dari youtube kebanyakan menggunakan desktop,
  6. Adanya iklan di awal video (hamparan),jika pengunjung tertarik dan klik iklan video tersebut,menjadi nilai plus buat kita,
  7. Adanya iklan di dalam video. Hal ini juga berpeluang memberikan penghasilan lebih, karena bisa memilih iklan yang di sediakan serta menempatkan iklan pada durasi tertentu. Biasanya pengaturan lanjutan ini berlaku untuk video yang sudah mendapat 301 viewer lebih,
  8. Adanya iklan berbentuk video atau random video di side bar, fitur terbaru dari youtube yaitu autoplay akan memainkan video berikutnya secara otomatis, hal ini akan sangat menguntungkan utnuk menambah viewer dan berpotensi juga menampilkan iklan,

 

Sumber : http://strukturkode.blogspot.co.id,  https://www.klikmania.net




Sekilas Tentang Internet of Things (IoT)

Perkembangan teknologi terus memunculkan inovasi dalam mewujudkan konsep Internet of Things (IoT). IoT merupakan inovasi utama yang akan terus berkembang di masa mendatang. Dengan adanya IoT, maka inovasi baru akan bermunculan. Perkembangan secara dinamis akan terjadi dan dapat melakukan prediksi untuk masa yang akan datang, mulai dari manusia, kendaraan-kendaraan sampai bangunan sudah menggunakan konsep IoT dengan menggunakan sensor untuk menghubungkan antar objek-objek yang ada.

Big data dan IoT merupakan 2 hal yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan. Big data dapat dihasilkan dari sensor IoT, semua perangkat sistem dan layanan yang ada. IoT menciptakan volume data yang besar membentuk big data; piranti-piranti IoT, terutama sensor, mengalirkan data secara real time, kemudian data yang terkumpul diolah dan dianalisis sehingga menghasilkan informasi yang dapat dimanfaatkan. Dengan adanya IoT kita dapat memantau dan memperbaiki berbagai hal, termasuk laporan kesehatan individu yang awalnya menggunakan informasi yang dikumpulkan secara manual. WHO memanfaatkan kekuatan IoT supaya dapat digunakan untuk kesehatan dan kesejahteraan sehingga tercipta kota modern yang berlandaskan pada penggunaan IoT (IoT smart health).

Sumber : On the Internet of Things, smart cities and the WHO Healthy Cities




Benang Merah Untuk Mu: Bapak Adi Susilo Yahya — Oleh Edy Sukarno

Benang Merah Untuk Mu: Bapak Adi Susilo Yahya

Oleh Edy Sukarno

Asamu menimba ilmu…
Di negeri tetangga Malaysia
Itu mulia sobat sepanjang sarat tekad

Sejenak pilumu kan mencuat…
untung tegarmu menopang
Siapapun sendu tanpamu
Ingat “Dosha”mu yang doyan Download share…
Lupa sudah candaku yang kebablasan…
Oleh humanismu yang patut kutiru

Yach, apa mau dikata…
Awal dan akhiran itu sebuah kelindan
Hanya drama atau sebuah sandiwara hidup ini…
Yang menyadarkan kita untuk meniti baik nan benar
Anjangsanamu dekap S3…semoga sehat dan sukses bro…




Mahir Korespondensi — Oleh Edy Sukarno

Mahir Korespondensi

Oleh Edy Sukarno

Salah satu rekomendasi asesor DKP yakni hendaknya mahasiswa dibekali kemahiran dalam berkorespondensi. Idealnya, kata beliau mahasiswa mampu berkorespondensi dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Tapi jika itu masih mustahil, setidaknya korespondensi dalam Bahasa Indonesia. Anak didik belum tahu betul penggunaan tanda baca, seperti titik, koma, titik koma dsb timpal beliau. Yaa, sebaiknya ini kita respon mulai dari kita sendiri selaku dosen, kita harus sadar bahwa kendati Bahasa Indonesia itu bahasa ibu, sebenarnya gramatika (tatabahasa)nya terlanjur jauh kita abaikan sehingga saat kita memberikan tugas paper kepada mahasiswa, kita tak mampu menelaah mana yang baik dan mana yang buruk gramatika sang mahasiswa….




Via Vita Via Verita — Oleh Edy Sukarno

Via Vita Via Verita

Oleh Edy Sukarno

Seiring perkembangan global, kita semua mengharapkan akan mampu mengikuti  kemajuan jaman.  Tak terkecuali dalam proses pembelajaran, senantiasa ditujukan untuk meningkatkan kemampuan anak didik yang dimulai dari hal-hal kecil.  Kita tahu, bahwa akuntansi dan manajemen sangat doyan mengakomodir kosakata asing. Oleh karena itu, saya terpanggil untuk membiasakan membagi kosakata kepada mahasiswa.  Asumsi kritis saya, jika dalam setiap tatap muka saya menawarkan 2 saja kosakata baru, maka dalam satu semester setidaknya mereka tambah 28 kosakata.

Di samping itu dalam prosesnya secara berkala saya lakukan quiz tentang kosakata.  Sampai sekarang saya merasa belum berhasil dengan baik untuk mentransfer peningkatan kosakata asing bagi mahasiswa.  Hemat saya menambah pemahaman kosakata yang populer di media masa penting untuk meningkatkan kesan kompeten bagi yang bersangkutan.  Kosakata yang saya tawarkan yang berhubungan dengan dunia keuangan/bank/akuntansi di mana kosakata tersebut seringkali tidak ada yang mengajarkan.  Padahal dosen seharusnya mampu membekali yang terbaik bagi anak didiknya.  Berikut contoh kosakata-kosakata yang kerapkali  saya jadikan quiz di akhir kuliah:

  1. Side streaming – penyimpangan penggunaan dana. Contoh, nasabah pinjam di bank bilangnya untuk modal kerja ternyata pinjaman tsb digunakan untuk konsumsi pribadi.
  2. Due diligence – segala sesuatunya sejalan dengan regulasi yang ada.
  3. Fit and Proper test – uji kelayakan dan kepatutan, meliputi uji kompetensi, integritas dan reputasi keuangan
  4. Obstruction of justice – menghancurkan dokumen-dokumen legal
  5. State owned enterprise – Badan usaha milik negara (BUMN).

Kosakata tsb sering muncul di media masa, tapi karena asumsi saya mahasiswa sedikit yg peduli; maka tetap berguna menyampaikannya secara benar & kontinyu.  Itu simpel tapi positif & selaras dg judul  di atas – Via Vita Via Verita yang artinya jalan hidup jalan kebenaran….(langkah dosen titian yang betul donk !    itu plesetan pengejawantahanku. Norak kah? Kuharap nggak yaaa…).