BOSAN MENJADI PEGAWAI?

image_print

Kata-kata bosan kalau dipelihara terus menerus akan membahayakan hidup sendiri, berarti ada suatu beban paksaan.Jika  sekarang membenci pekerjaan  , yang pasti akan terkena virus  menjadi seorang pemalas, loyo, tidak punya tujuan, segala sesuatu dikerjakan karena terpaksa. Bila situasi tetap berlangsung  secara terus menerus , mungkin bulan depan atau berikutnya akan menjalani hidup yang lebih sulit lagi.

Orang kerja harus sadar sebagai hakekat hidup, hidup  sebagai kewajiban ibadah untuk mengembangkan diri melalui pekerjaan. Apakah yang dimaksud kerja, menurut saya kerja adalah yang bisa menghasilkan sesuatu sebagai wujud potensi  yang ada dalam diri manusia masing-masing dan akhirnya bisa menghasilkan uang untuk menghidupi dirinya dan orang-orang terdekat dengan kita bahkan berguna bagi kepentingan  masyarakat banyak.

Menjadi seorang pegawai baik negeri maupun swasta, tentunya memiliki suka duka sehari-hari bahkan bertahun-tahun! Terlebih bagi yang bekerja sebagai pegawai swasta, tentunya jaminan di masa tua tidak terlalu jelas dan untung-untungan karena kebijakan  dari masing-masing organisasi yang mengelola.

Bosan jadi karyawan? Ini bukan hal yang aneh, beberapa orang bahkan sengaja keluar dari tempatnya bekerja dan “Banting Kemudi” menjadi pengusaha dan membangun usaha pribadi. Membuka dan menjalankan bisnis pribadi yang sukses bisa jadi adalah impian setiap orang. Tentu saja hal ini tidak semudah yang dibayangkan, namun dengan kerja keras dan sungguh-sungguh tentu akan membuahkan hasil yang juga manis untuk kita semua.

Berikut adalah tips “Pindah Haluan” dari karyawan menjadi bos dari bisnis pribadi:

Pilihlah usaha yang dikuasai dengan baik dan jalankan seusai dengan minat .
Pada masa kritis di awal-awal usaha, kadang akan ada godaan untuk kembali menjadi pegawai. Sebisa mungkin, jangan hiraukan godaan itu, karena ketika usaha sudah berjalan, godaan itu akan hilang dengan sendirinya.
Jangan pernah takut gagal dan khawatir kehilangan kesempatan bisnis. Bila mempunyai skill yang sesuai di bidang bisnis yang akan dikembangkan, tentunya  akan menguasi bisnis yang dijalankan, sehingga akan selalu ada peluang dan orang yang menghargai suatu usaha.
Buatlah perencanaan dan tetapkan bingkai waktu untuk mengevaluasi sejauh mana bisnis akan diteruskan, diperbaiki, diubah, atau dihentikan.
Bekerjalah dengan sistem llimited budget.
Buatlah selalu ide-ide dan terobosan baru serta produk dan promo unik yang akan menjadi spesialisasi dan keunggulan dibandingkan dengan saingan pasar yang berkembang.

Apakah  ingin menjadi pengusaha sukses? Atau selamanya  ingin menjadi karyawan yang digaji? Meskipun tidak ada formula khusus untuk sukses, tetapi dari kisah-kisah orang terkaya di dunia yang sukses tentunya mereka adalah seorang pengusaha sukses dengan aset pribadi milyaran , telah terungkap. Pada dasarnya mereka telah mengungkapkan 10 rahasia menjadi pengusaha sukses.

1. Berpikir tentang kesuksesan
Untuk mencapai jenis kesuksesan yang dinginkan  harusnya mempunyai mimpi besar. Setiap kisah sukses dimulai dengan impian besar. Kita perlu memiliki impian besar bagi diri sendiri ( Saya ingin menjadi orang kaya dan terkenal).” Perlu memiliki visi yang jelas tentang apa yang ingin Anda capai. Tetapi ini bukan hanya sebatas mimpi saja. Anda harus aktif menggambarkan (visualisasi) sukses dalam pikiran Anda seakan-akan anda merasakan sebuah kesuksesan, menyentuhnya atau berada dalam jangkauan Anda”. Putar gambaran ini kembali pada setiap kesempatan. Apa rasanya mempunyai penghasilan tiga kali lipat pada saat ini? Bagaimana mengubah hidup ? Apa yang terjadi bila bisnis  telah mencapai angka miliaran rupiah?

2. Selalu bersemangat dengan apa yang dilakukan
Kita memulai bisnis untuk merubah sebagian atau seluruh hidup . Untuk mencapai perubahan ini, perlu mengembangkan atau menemukan suatu semangat, kepedulian untuk mengubah cara dengan beberapa hal dan untuk menjalani hidup secara keseluruhan. Sukses datang dengan mudah jika mencintai apa yang perlu dilakukan. Mengapa? Karena kita lebih giat dalam mengejar tujuan kita tentang hal-hal yang kita cintai.

3. Fokus pada kekuatan 
Mari kita hadapi itu,  tidak bisa menjadi segalanya bagi semua orang. Setiap diri kita memiliki kekuatan dan kelemahan kita sendiri. Agar efektif, harus mengenali kekuatan diri sendiri terlebih dahulu dan berkonsentrasi untuk hal itu. Kita akan menjadi lebih sukses jika  mampu menyalurkan usaha ke bagian-bagian dimana  yang dirasa dapat melakukan yang terbaik.
4. Jangan terlalu takut  kemungkinan kegagalan
Sebagai pengusaha harus sepenuhnya percaya pada tujuan  dan yakin bisa melakukannya. Pikirkan bahwa apa yang dilakukan akan memberikan kontribusi pada perbaikan lingkungan, diri pribadi dan keluarga ,harus memiliki keyakinan yang kuat dalam ide dan kemampuan  diri  sendiri. Kita harus percaya di luar bayangan keraguan bahwa  diri ini memiliki kemampuan untuk mengenali  akan keraguan apa yang harus dikerjakan.
5. Sesuai visi
“Anda memiliki visi, dan Anda memiliki cukup kenyakinan dalam diri Anda untuk percaya bahwa Anda dapat mencapai visi Anda”.  Apakah kita tahu bagaimana untuk mencapai visi ? maka harus memiliki tujuan konkrit yang akan memberikan batu loncatan menuju visi utama itu.
6. Bekerja keras!
Setiap pengusaha sukses selalu bekerja keras dan lebih keras lagi. Tidak ada mencapai sukses hanya dengan duduk dan menatap dinding setiap hari. Biografi atau kisah setiap pengusaha sukses bahwa mereka harus bekerja lebih dari 60 jam per minggu di awal bisnis mereka. Bersiaplah untuk mengucapkan selamat tinggal pada acara liburan, bersenang-senang untuk sementara. Jika Anda berada dalam tahap memulai usaha atau bisnis, anda harus menahan untuk hal-hal tersebut sampai anda benar-benar bisa mandiri.
7. Terus-menerus carilah cara mencari Jaringan
Dalam bisnis selalu memerlukan bantuan baik perusahaan besar maupun perusahaan kecil sebagai mitra strategis dalam mengembangkan bisnis . Selalu terus-menerus mencari jaringan, seperti teman, teman saat sekolah, anggota asosiasi/perkumpulan , melalui media sosial yang saat ini berkembang manfaatkan pada hal-hal yang positif dan lainnya yang mungkin mereka dapat membantu kesuksesan dapat membantu dalam mengelola keuangan, saran manajemen, pemasaran pada bisnis .

8. Bersedia untuk belajar
Apabila anda tidak mempunyai gelar kesarjanaan  jangan pernah menyesali  untuk  mencapai sukses dalam bisnis sendiri pada kenyataannya, ada banyak pengusaha yang bahkan tidak menyelesaikan pendidikan sekolah menengah. Ada kesempatan  untuk belajar kembali yang waktu itu tertunda, belajar adalah sepanjang hidup.
9. Tekun dan memiliki keyakinan
Tidak ada yang mengatakan bahwa jalan menuju sukses itu mudah. Meskipun niat baik dan kerja keras, kadang-kadang akan menemukan kegagalan. Beberapa pengusaha sukses mengalami kemunduran dan Gatot (Gagal Total), bahkan kebangkrutan, namun berhasil dengan cepat bangkit untuk menjadi besar di bidang mereka. Keberanian  untuk bertahan dalam menghadapi kesulitan dan kemampuan untuk bangkit kembali setelah kegagalan, akan menjamin kesuksesan  selanjutnya maka  harus belajar untuk bangkit lagi dan mulai dari awal lagi.
10. Disiplin pada diri sendiri
Sebuah pepatah mengatakan: “Lakukan apa yang harus kita  lakukan, ketika  harus melakukannya, apakah  suka atau tidak sudah dipertimbangkan dengan matang. Disiplin diri adalah kunci keberhasilan kekuatan akan memaksa diri untuk membayar harga sebuah kesuksesan, melakukan apa yang orang lain tidak suka lakukan, pergi jauh, melawan dan memenangkan pertempuran dengan diri sendiri
Pengusaha sukses memiliki sikap keterbukaan dan keyakinan bahwa apa yang dimiliki  dan diinginkan   tidak hanya bisa dibayangkan saja  tapi harus mempunyai kekuatan bagaimana cara memperolehnya . Visualisasi akan memberikan kekuatan melihat diri  dalam pikiran tentang pencapaian impian  lebih baik menjadi pengusaha.

Jika tidak memiliki mental yang cukup untuk berubah, maka  akan selalu terjebak untuk selalu menjadi seorang pegawai. Tidak ada salahnya bukan, jika memiliki usaha saat menjadi seorang pegawai? Dengan memiliki usaha juga harus bersiap-siap untuk menerima untung dan rugi dari usaha yang sedang  dilakukan.

 

Jenis pekerjaan akan mempengaruhi kepribadian manusia karena pekerjaan yang timbul dari semangat yang muncul dari diri sendiri tidak mungkin dibohongi artinya tidak kata kata malas, tidak bergairah , tidak menarik dan lain sebagainya yang bertentangan dengan keinginan orang yang akan menjalankan pekerjaannya.

Kalau ada kata bosan menjadi pegawai, mungkin karena:

  1. Sudah terlalu lama bekerja dan tidak ada kemajuan sehingga tidak jelas masa depannya
  2. Jenis pekerjaan yang  sifatnya rutin  lebih dari 5 tahun pekerjaan tidak ada variasi yang mengakibatkan alasan bosan
  3. Memang tidak sesuai dengan panggilan hati  dalam arti penempatan keahlian yang tidak sesuai.
  4. Bekerja karena terpaksa untuk menyukai pekerjaan yang sedang dijalani.
  5. ada tantangan baru yang lebih menjanjikan secara financial.

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.