Bagaimana Memparafrasa (Paraphrase)

image_print

Dalam KBBI dikatakan bahwa parafrasa itu merupakan:

  1. Pengungkapan kembali suatu tuturan dari sebuah tingkatan atau macam bahasa menjadi yang lain tanpa mengubah pengertian
  2. Penguraian kembali suatu teks (karangan) dalam bentuk (susunan kata-kata) yang lain, dengan maksud untuk dapat menjelaskan makna yang tersembunyi.

 

Melakukan parafrasa (paraphrasing)

  1. Baca dan fokus pada inti yang hendak diambil.
  2. Diingat-ingat butir-butir penting yang dapat diidentifikasi selama membaca, dengan menggunakan kata-kata sendiri.
  3. Baca ulang, apakah ada poin-poin yang tertinggal.
  4. Poin-poin tersebut diringkas, gunakan kata-kata sendiri, disajikan secara logis.
  5. Jangan lupa menulis sumbernya.

 

Memprafrasa bukanlah

  1. Mengutip. Kutipan langsung dilakukan dengan menggunakan kata-kata yang persis sama dengan seumbernya, kata per kata. Harus disertakan dengan tanda kutip (“) serta nama pengarangnya.
  2. Meringkas, memadatkan tulisan pengarangnya.

 

Memparafrasa itu

Menjelaskan gagasan orang lain dengan menggunakan istilah yang berbeda.

 

Jangan,

  1. Jangan hanya mengganti kata dengan sinonim.
  2.  Jangan semata-mata menukar urutan kalimat/informasi.
  3. Jangan hanya menambah atau menghilangkan kata atau frasa.
  4. Jangan menambah frasa baru tetapi tetap mempertahankan sebagian besar frasa lama yang terdapat dalam sumber aslinya.
  5. Jangan lupa mengutip sumbernya.

 

Tips memparafrasa

  1.  Ubah pilihan kata.
  2. Gunakan kalimat sendiri.
  3. Gunakan thesaurus untuk membantu.
  4. Coba ubah struktur kalimat.

Sumber:

Paraphrase Example

You may also like...

1 Response

  1. safrilsyah says:

    jazakallah , sangat membantu dalam pembetulan penulisan tesis. TQ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *