The Guest House (Jalaludin Rumi )

image_print

Ada sebuah puisi dari Jalaludin Rumi yang bisa mengingatkan kita betapa hidup harus dihargai dengan benar. Segala sesuatu di dalamnya harus dihadapi dengan baik, dengan bahagia (suka cita dan cinta). Membaca puisi ini, betapa saya betul-betul diingatkan dan dimotivasi untuk terus hidup dengan sebaik-baiknya.

Apapun masalah, seperti yang telah difirmankanNya, kita tidak boleh bersedih, karena kalau memang kita beriman, kitalah makhlukNya yang berderajat paling tinggi (Q.S.3:139)

Jadi, mari kita mensyukuri hidup kita, berbahagia, bersukacita, dan mencintai apa pun yang ada di dalamnya. Semoga bisa, aamiin.

The Guest House

This being human is a guest house.
Every morning a new arrival.

A joy, a depression, a meanness,
some momentary awareness comes
As an unexpected visitor.

Welcome and entertain them all!
Even if they’re a crowd of sorrows,
who violently sweep your house
empty of its furniture,
still treat each guest honorably.
He may be clearing you out
for some new delight.

The dark thought, the shame, the malice,
meet them at the door laughing,
and invite them in.

Be grateful for whoever comes,
because each has been sent
as a guide from beyond.

http://oldpoetry.com/opoem/38192-Mewlana-Jalaluddin-Rumi-The-Guest-House

Adelina Fauzie About Adelina Fauzie

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *